KANALNEWS.co, Singapura – Timnas Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan Myanmar 2-4 (1-2) pada laga perdana babak penyisihan SEA Games 2015 grup A Selasa (2/6/2015). Dengan kekalahan ini mengharuskan tim asuhan pelatih Aji Santoso bekerja keras pada tiga laga berikutnya untuk lolos dari penyisihan grup.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, Singapura itu gol kemenangan Myanmar dicetak oleh ST Ya menit ke-21, Aung Si Thu 37 dan 54, Kyan Ziw Liw menit ke-65 sementara gol balasan Indonesia dicetak oleh Abduh Lestaluhu menit 45 dan Ahmad Nufiandani menit ke-70.
Di laga berikutnya Evan Dimas dan kawan-kawan akan berhadapan dengan Kamboja pada Sabtu (6/6), kemudian melawan Filipina pada Selasa (9/6) dan laga pamungkas grup A melawan tuan rumah Singapura pada Kamis (11/6).
Timnas PSSI masih memiliki peluang untuk bersaing di grup A. Tim yang melakukan persiapan khusus di lapangan sintetis di Kota Bandung itu memiliki waktu waktu recovery yang cukup untuk laga keduanya lawan Kamboja.
Myanmar untuk sementara memuncaki grup A dengan sekor tiga hasil sekali menang. Sedangkan Singapura yang unggul 0-1 pada laga pertamanya atas Filipina 1-0 , Senin (1/2) berada di peringkat kedua dengan skor tiga. Sementara Indonesia untuk sementara di peringkat keempat grup A.
Berlaga dengan kostum putih hijau, tim Garuda Muda tampil menekan pada awal babak pertama. Namun kedisiplinan lini bertahan Myanmar cukup sulit ditembus oleh Evan Dimas dkk. Meski menguasai penyerangan, namun justeru Timnas harus kebobolan pada menit ke-21
Berupaya bangkit, justeru membuat permainan Timnas lebih terbuka yang dimanfaatkan dengan serangan balik para pemain Myanmar. Sebaliknya Timnas baru bisa memperkecil ketertinggalan pada waktu tiga menit injury time babak pertama melalui Abduh Lestaluhu.
Pada babak kedua, para Lestusen dkk berupaya bangkit, namun sebuah kesalahan terjadi saat bek Hansamu Yama Pranata yang mengontrol bola malah diserobot Aung Si Thu yang mengkonversinya menjadi gol menit ke-54 setelah menaklukan kiper Muhammad Natsir yang maju menghadang bola.
Konsentrasi bertahan Timnas juga mendapat ujian pada menit ke-65, ketika memblok tembakan bebas, justeru bola penyelamatan justeru mengarah ke Kyan Zwin Liw, geladang Myanmar itupun mengoyak jala Timnas untuk keempat kalinya.
Indonesia berupaya mengejar untuk mencetak gol memanfaatkan strategi bertahan Myanmar yang mengamankan kemenangan. Sebuah gol dikemas Dani menit ke-69 setelah melepaskan diri dari kawalan dua bek Myanmar, dan tembakan kaki kanannya merobek jala KZ Phyo. Gol kedua Timnas menjadi gol penutup pada pertandingan itu yang berakhir 2-4 untuk keunggulan Myanmar. (Herwan)




































