
Kanalnews.co, JAKARTA– Menpora RI Dito Ariotedjo menerima Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia (PN-SSI) di Media Center Kemenpora Senayan, Jakarta, Rabu (12/6) malam. Menpora Dito ingin PN-SSI turut majukan ekosistem persepakbolaan tanah air.
“Jadi, saya rasa ekosistem dan suasana sepak bola ini, saya melihat semangat dari Bapak Presiden dan Ketum PSSI. Saya juga ingin melihat Indonesia lebih maju untuk olahraganya khususnya sepak bola,” kata Menpora Dito.
“Dan ini momentum bagaimana pembangunan sepakbola terjadi secara maksimal di pemerintahan saat ini. Dan inilah peran presidium yang bisa dimanfaatkan secara maksimal,” imbuh Menpora Dito.
Ia menilai suporter dari tim sepakbola spektrumnya tidak hanya terbatas untuk menonton bola semata. Tapi sudah menjadi kultur dan ekosistem kehidupan khususnya untuk anak muda.
“Saya yakin jika suporter telah melakukan transformasi saya yakin owner club akan bisa lebih senang dan akan terjadi hubungan simbiosis mutualisme yang lebih kuat lagi. Jadi, saya komitmen bagaimana peran Kemenpora memperkuat SDM dari presidium dan seluruh anggotanya,” ujarnya.
“Saya rasa guyubnya antar suporter bisa menjadi salah satu tujuan kita di Kemenpora untuk mengajak para suporter ini menjadi bagian pembinaan dari generasi muda itu sendiri baik dari presidiumnya hingga anggotanya. Presidium hingga anggotanya bisa ikut terlibat aktif dari kegiatan suporter klub bola. Nanti programnya bisa memadukan dengan program pembinaan anak muda lainnya,” kata Menpora Dito.
Menpora Dito berharap peran suporter sepakbola bisa dikembangkan sejalan dengan program yang ada di Kemenpora, agar kedepan suasana sepakbola akan ramah untuk perempuan dan anak kecil.
“Saya sepakat dan antusias menyambut khususnya para suporter bisa tap in di berbagai program Kemenpora. Nanti kita juga pasti akan melakukan advokasi dan saya rasa kawan-kawan harus yakin federasi saat ini PSSI di bawah Pak Erick Thohir semangatnya sangat transformatif dan beliau ingin untuk menciptakan suasana kejuaraan liga yang friendly khususnya untuk anak kecil dan perempuan,” paparnya.
“Semoga pertemuan hari ini adalah pertemuan pertama dan bukan yang terakhir dan kita menantikan tindak lanjut konkritnya. Semoga setelah kongres bisa dari presidium ini selesai saya harap ini bisa tindaklanjut dan bisa kita buat percontohan agar progresnya jelas dan menjadi contoh yang lainnya,” pungkas Menpora Dito.(ads)


































