Kanalnews.co, JAKARTA– Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menargetkan ke-28 atlet Indonesia mampu memperbaiki peringkat prestasi Indonesia dikancah dunia.

Hal itu disampaikan Menpora Amali saat melakukan wawancara virtual bersama iNewsTV dari Kantor Kemenpora Senayan, Jakarta.

“Mulai sekarang, saat ini dan kedepan targetnya Indonesia adalah perbaikan peringkat Indonesia di tingkat dunia,” kata Menpora Amali, Jumat (23/7).

Semua cabang olahraga (8 cabor) lanjutnya, yang diikutkan ke Olimpiade Tokyo diharapkan bisa berprestasi maksimal. Di dalam Desain Besar Olahraga Nasional, bahwa sasaran utama prestasi olahraga nasional adalah Olimpiade. SEA Games dan Asian Games adalah sasaran antara.

“Oleh karena itu maka yang kita jadikan ukuran adalah peringkat prestasi kita di olimpiade,” tambahnya.

Perbaikan peringkat dari olimpiade ke olimpiade itu sendiri telah tertuang didalam Desain Besar Olahraga Nasional.

“Semua cabor yang sudah lolos kualifikasi itu kita harapkan bisa berkontribusi terhadap perbaikan peringkat. Di Olimpiade Rio de Jeneiro 2016 lalu itu peringkat Indonesia nomor 46. Ini yang harus kita perbaiki,” tegas Menpora Amali.

“Dari hitung-hitugan pimpinan kontingen, Pak Rosan Roeslani sudah ada beberapa cabor misalnya, bulutangkis insyaallah kita pasti harapkan untuk maksimal sehingga menjadi kontributor untuk perbaikan peringkat Indonesia di level dunia, kemudian ada angkat besi, ada panahan dan cabang-cabang yang lainnya,” lanjutnya.

Menurut Menpora Amali, terkadang cabor yang tidak terlalu di diharapkan justru mampu membuat kejutan dengan menorehkan prestasi untuk Indonesia.

“Kita tidak tahu situasi disaat pertandingan, terkadang ada yang kita unggulkan kemudian hasilnya tidak sesuai, tetapi ada yang tidak diunggulkan bisa lebih dari dari harapan. Atletik misalnya kita punya Lalu Zohri tentu ada harapan disitu,” ujarnya.

“Kita optimis lebih baik karena kita membuat target dengan terukur, tidak membuat target sendiri tapi kekuatan lawan tidak kita hitung. Selamat berjuang atlet Indonesia,” kata Menpora Amali menambahkan.

Ke duapuluh delapan (28) atlet yang bertanding ke olimpiade bukan hanya bertanding atas nama diri sendiri saja, bukan nama keluarga, klub, atau cabornya tetapi bertanding atas nama lebih dari 260 juta rakyat Indonesia. Menpora Amali berharap mereka mampu berjuang dengan maksimal, fokus dan all out.

“Harapan rakyat 260 juta rakyat Indonesia ini harus mereka wujudkan dengan bertanding all out, maksimal, fokus tanpa memikirkan berbagai hal. Dan yang paling penting di tengah pandemi ini dia harus bisa menjaga kesehatannya,” kata Menpora.