KANALNEWS.co, Jakarta – Hasil imbang 2-2 yang didapat tim nasional (timnas) Indonesia di pertandingan perdana babak penyishan Grup B ajang AFF Suzuki Cup 2012 melawan Laos, Minggu (25/11) lalu  mengundang kekecewaan beberapa pihak. Diantaranya mantan pemain timnas dan juga pelatih Persiram Raja Ampat, Bambang Nurdiansyah.

Menurut Bambang, hasil imbang itu tak lepas dari buruknya organisasi permainan timnas. Pelatih yang akrab disapa Banur itu mengungkapkan bahwa di laga tersebut skuad Garuda tampil tidak seperti di laga uji coba sebelumnya dan tampil tanpa skema yang jelas.

“Timnas main bolanya tidak terkoordinir. Beda saat tampil di laga uji coba sebelumnya. Lawan Laos kemarin organisasi menyerang dan bertahan buruk. Lini pertahanan tampil rapuh. Tidak ada skema permainan yang benar. Padahal, materi sudah ada pemain naturalisasi. Tapi, skema permainan sama sekali tidak ada. Lini belakang menurut saya menjadi titik terlemah. Wahyu (Wijiastanto) terlalu lambat,” ujar Banur, Senin (26/11).

Oleh karena itu dirinya meminta dan berharap agar pelatih timnas Indonesia, Nil Maizar untuk segera membenahi skema permainan dalam menghadapi laga berikutnya melawan Singapura, Rabu besok.

“Pelatih Nil Maizar harus punya skema permainan yang jelas. Sebagai bangsa, saya masih menaruh harapan besar terhadap timnas. Semoga melawan Singapura besok bisa melakukan perubahan,” kata Banur.

Sementara itu pelatih timnas Indonesia, Nil Maizar rupanya harus bekerja lebih keras lagi untuk menemukan formasi yang terbaik bagi skuad Garuda untuk dapat membongkar pertahanan tim The Lions.

Saat melawan Laos serangan gencar yang dilakukan Irfan Bachdim, Raphael Maitimo, Andik Vermansah dan Tonnie Cusell tidak selalu berhasil untuk membongkar pertahanan Laos.

“Untuk pertandingan melawan Singapura, saya masih belum bisa tentukan siapa yang akan menjadi starting eleven. Namun yang pasti, saya akan melakukan beberapa perubahan,” ujar Nil saat dihubungi wartawan kemarin

Sementara itu cederanya Handi Ramdhan saat melawan Laos, membuat lini belakang Indonesia sedikit tergerus kekuatannya. Handi mengalami cedera pada menit ke-71 dan posisinya langsung digantikan oleh Fachrudin. Namun pergantian tersebut ternyata tidak memberikan hasil yang sepadan. Seringkali Fachrudin melakukan kesalahan fatal yang salah satunya berbuah gol bagi Laos.

“Handi cedera saat lawan Laos kemarin. Biasalah paha kanannya tertarik, ini cedera kambuhan. Tapi tidak terlalu mengkhawatirkan dan saya pikir bisa diturunkan lawan Singapura, tinggal maksimalkan saja waktu penyembuhannya,” ujar fisioterepi timnas Matias Ibo.

 

Penulis : Ranoe Nirawan

Editor : Herwan Pebriansyah