KANALNEWS.co, Tigaraksa – Rosad Natsir menjadi yang terbaik dalam perebutan mahkota juara Marciano Norman’s Cup pada kejuaraan equestrian Cinta Indonesia Open (CIO) 2014 di APM Equestrian Centre, Tigaraksa, Tangerang, Minggu (2/11/2014).
Dalam laga yang berlangsung ketat tersebut, Marciano Norman’s Cup adalah tropi bergengsi untuk kelas Show Jumping (SJ) 100-110cm.
Pada kelas ini, sebanyak 39 rider turun gelanggang, namun setelah melalui persaingan sengit setelah setiap peserta wajib menyelesaikan satu putaran rintangan tanpa salah, untuk bisa meneruskan lomba, justru rider belia dengan kuda Taprika (Ananta Riding) tampil menjadi kampiun.
Pelajar SMA 1 Cibinong Bogor Jawa Barat itu membuat waktu tercepat 29.12 detik tanpa membuat kesalahan.
“Sukses ini berkat hasil latihan keras saya selama ini. Saya tadi mencoba untuk konsisten dan tidak terpengaruh dengan hasil para pesaing. Kebetulan kuda saya, Taprika memang sedang bagus,” ujar Rosad usai penganugerahan piala dan medali.
Selain merebut tropi Marciano Norman’s Cup, di CIO 2014 ini, Rosad juga tercatat mengoleksi empat medali emas. Tiga medali emas sebelumnya diraih di hari Sabtu, baik untuk kategori open maupun interschool.
“Saya masih harus belajar lebih banyak lagi untuk meningkatkan kemampuan sebagai atlet equestrian. Ke depan saya bercita-cita bisa mengharumkan nama Indonesia di kejuaraan internasional,” ujar Rosad yang pernah meraih juara enam FEI Dressage Challenge tahun lalu itu.
Urutan kedua ditempati Brayen Brata Coolen dengan kuda Mahajana (Aragon) dengan waktu 31,37 detik tanpa kesalahan. Diikuti Jojo Jonathan dengan kuda Red Star (BEC-Falco), Ferry Wahyu Hadiyanto dengan kuda Equinara Granadine (Equinara Arthayasa), dan Marco Wowiling dengan kuda I’m Special (Universitas Budilluhur).
Sementara itu, pada perebutan Efri Trianusu’s Cup SJ 70-90, Markel Lumentah (APM Dirgantara/APM Equestrian Centre) menjadi kampiun. Runner up ditempati Praka Iwan Saputra dengan kuda Gunung Tulis (Denkavkud Balaturangga), Jojo Jonathan (Scooby/Universitas Budiluhur), dan Andri Rahmat (Lady Black/Dwima Turangga). (Herwan)




































