KANALNEWS.co, Jakarta – Rita Subowo usai menyerahkan kepemimpinan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) secara resmi kepada Erick Thohir berharap penerusnya itu mampu menjaga keberadaan KOI sebagai satu-satunya National Olympic Committee (NOC).

“Akhirnya serah terima bisa terwujud setalah semuanya sulit untuk mencari waktu. Tolong dijaga KOI sebagai satu-satunya NOC. Saya berharap semuanya bisa Rukun didalam dan Rukun diluar,” kata Rita Subowo usai serah terima jabatan di Kantor KOI Senayan, Jakarta, Senin (23/11/2015).

Rita yang telah memimpin KOI selama dua priode itu optimistis penggantinya mampu mengemban tugas meski sudah dihadapkan dengan dua hajatan besar yang harus segera dipersiapkan yaitu Olimpiade Rio de Janeiro 2016 dan menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

“Ada Youth Asian Games 2017. Itu juga akan dijadikan test event. Jadi semuanya harus dipersiapkan dengan baik. Butuh persatuan untuk menyukseskan event besar ini,” katanya menambahkan.

Menurtu Rita, dengan pengalaman yang ada, Ia optimistis KOI dibawah kepengurusan baru mampu melaksanakan tugas dengan baik meski pasti ada tantangan yang harus dihadapi selama perjalanannya dan terkait dengan persiapan Asian Games 2018 Indonesia harus menyiapkan tiga hal yaitu wisma atlet, kolam renang dan velodrome yang akan digunakan untuk balap sepeda.

“Yang terpenting itu. Untuk yang lain bisa dimana saja,” kata Rita Subowo menegaskan.

Ketua Umum KOI Erick Thohir menyatakan jika tugas berat sudah menanti. Hanya saja, dengan kegigihan seluruh anggota Komite eksekutif KOI yang terus berupaya bekerja keras pihaknya optimistis mampu melaksanakan tugas dengan baik.

“Mudah-mudahan nggak ngos-ngosan. Sejak terpilih mereka langsung bekerja. Kami berharap komitmen mereka mereka hingga empat tahun kedepan,” katanya.

KOI dibawah pimpinan Erick Thohir saat ini fokus menyiapkan rencana induk atau master plan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Selanjutnya juga akan melakukan pertemuan dengan Dewan Olimpiade Asia (OCA) di Jakarta, 27-28 November. (Herwan)