KANALNEWS.co, Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang diakui FIFA sebagai Federasi Sepak Bola Indonesia, menolak keterlibatan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dalam menggulirkan kompetisi sepakbola profesional.
“BOPI itu malah memperpanjang rantai birokrasi yang justru berakibat berhentinya kompetisi ISL,” kata Direktur Hukum PSSI, Aristo Pangaribuan, seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (5/8/2015).
Ia menyatakan, posisi BOPI dalam Undang-undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) tidak diperlukan di PSSI pasalnya lembaga bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga itu memutuskan sesuatu tidak melalui prosedur sewajarnya.
“Semua kegiatan sepakbola, baik turnamen maupun kompetisi, atas perintah Undang-Undang No.3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, sudah sangat jelas bahwa itu harus dilakukan oleh induk cabang olahraga, dalam hal ini PSSI,” jelasnya.
Aristo menegaskan kompetisi ISL 2015/2016 yang rencananya akan digelar pada minggu ketiga bulan Oktober mendatang PSSI tidak akan melibatkan BOPI dalam proses izin untuk menggulirkan kompetisi sepakbola profesional.
“Selama ini BOPI selalu mengatasnamakan mewakili pemerintah, padahal tidak memiliki dasar verifikasi,” tandasnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Juru Bicara PSSI, Tommy Welly, bahwa kompetisi PSSI itu tidak perlu melibatkan BOPI.
“Dari sejumlah pasal yang dijabarkan, tidak ada yang mengharuskan PSSI melibatkan BOPI dalam memutar kompetisi,” kata Towel julukan Tommy,.
Menurutnya, BOPI tidak diperlukan selama ada induk cabang olahraga. Bahkan, dia menyebut keberadaan BOPI memberi peluang terjadinya Break away League, atau liga yang diharamkan di seluruh dunia karena di luar federasi.
Selain itu BOPI juga pernah mendukung Liga Primer Indonesia (LPI) 2010 diputar tanpa rekomendasi dari PSSI. Begitu juga pada tahun 2012, saat Indonesia Super League (ISL) diputar oleh Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) tanpa rekomendasi PSSI.
“Kita ditegaskan, secara prinsip, Komite Eksekutif PSSI menolak keberadaan dan keterlibatan BOPI,”tegas Towel. (Herwan)




































