KANALNEWS.co, London – Masa depan penyerang Manchester United Wayne Rooney di timnas Inggris Inggris mulai terancam usai penampilan gemilang tiga penyerang Inggris saat menang 3-2 atas Jerman pada laga yang berlangsung Sabtu (26/3).

Penampilan apik ketiga pemain depan itu mempu menyelamatkan The Three Lion dan tentunya hal itu memicu ulang perdebatan mengenai di posisi kapten Wayne Rooney yang sedang cedera dapat dimainkan untuk putaran final Piala Eropa 2016.

Pada laga yang berlangsung di Berlin itu, pasukan Roy Hodgson tertinggal 0-2 terlebih dahulu dari sang juara piala dunia. Namun dua gol yang diceploskan top skor Liga Utama Inggris musim ini Jamie Vardy asal Leicester City dan pemain Tottenham Hotspur Harry Kane, membawa Inggris menyamakan kedudukan melalui gol-gol mereka.

Lotthar Matthaues yang pernah membawa Jerman menjadi juara Piala Dunia dan kini menjadi pengamat  menyebut pemain muda Dele Alli sebagai pemain terbaik di pertandingan itu, yang menurut Hodgson merupakan malam terbaiknya sebagai pelatih timnas Inggris.

Alli (19) memainkan peran “Nomor sepuluh” di belakang penyerang utama, yang dapat diperdebatkan sebagai posisi paling efektif bagi Rooney. Ketika bermain sebagai penyerang tunggal, kapten Manchester United itu sering terlihat terisolir dan menjadi frustrasi dengan minimnya keterlibatan, sehingga kerap turun terlalu jauh untuk mencari bola.

Sebelum mengalami cedera lutut saat melawan Sunderland pada 13 Februari, Rooney berada dalam laju yang bagus, namun tetap hanya mengoleksi tujuh gol di liga pada musim ini seperti Alli berbanding 21 gol milik Kane dan 19 gol koleksi Vardy.

“Saya merupakan penggemar berat Wayne Rooney, namun hari ini kita tidak merindukannya di permainan,” kata Matthaeus saat diwawancarai pihak televisi seperti dilansir Reuters. (Herwan)