Oleh: Wuryanto

KANALNEWS.co, Solo – Persiba Bantul menjuarai  Batik Cup 2012 setelah menundukkan  Persis Solo Selection 2-0  pada  partai final di Stadion Manahan Solo, Minggu (21/10) sore.

Gol kemenangan Persiba tercipta lewat  gol Busari  menit ke-15 serta  I Made Wirahadi pada  menit ke-75. “Kami sangat puas dengan hasil ini,” kata Asisten Pelatih Persiba, Albert Rudiana seusai pertandingan.

Menurut dia,  pencapaian  Persiba di Batik Cup  akan melecut motivasi Marcio Souza dkk. untuk  menorehkan prestasi terbaik saat IPL 2013 digelar Januari nanti.  Meski  memenangkan pertandingan, Sajuri mengaku tim Persis Solo Selection adalah tim  kuat.

“Tenaga anak-anak benar-benar terkuras habis  di pertandingan tadi. Meski menang 2-0, ini bukanlah kemenangan  mudah. Lini pertahanan Persis Solo Selection sangat kuat  dan disiplin. Sejak menit-menit awal babak pertama, lini depan  kami kesulitan  menembus kotak penalti. Untungnya,  momen-momen penting kami bisa mencetak gol,” kata Albert mewakili pelatih kepala Persiba, Sajuri Sahid, kemarin.

Hal senada dikatakan diungkapakn bintang anyar Persiba Marcio Souza. “Capek banget. Apalagi saya baru bergabung dengan Persiba lima hari  lalu dan langsung disuruh main di kejuaraan ini,” kata mantan pemain Persib Bandung itu.

Apakah dirinya  pasti bergabung dengan Persiba? “Saya senang bisa bergabung dengan Persiba karena saya  bermain bersama pemain-pemain  berpengalaman. Saya sudah punya komitmen dengan manajemen Persiba. Artinya, kaki kanan saya sudah masuk ke Persiba tinggal kaki kiri saja,” kata pemain asal Brasil itu.

Sementara itu, Pelatih  Persis Solo Selection,  Eduard Tjong menjelaskan,  penyebab kekalahan timnya karena faktor fisik pemain yang tak prima. Terkurasnya stamina anak asuhnya kala menghadapi timnas U-23 di partai semi final sehari sebelumnya, membuat mereka kesulitan  mengimbangi permainan lawan.

“Kita kehabisan tenaga dan lawan yang dihadapi adalah tim  berkualitas. Alhasil para pemain saya tidak bisa tampil prima, khususnya di lini pertahanan. Dengan fisik yang tidak bugar mereka kerepotan meredam pergerakkan barisan penyerang Persiba,” kata Eduard.(*)