kanalnews.co, KUDUS – Baru bergabung pada Juli lalu, Gavriel Aldrich Alharon Labatar menyuimbangkan satu dari 14 gelar juara buat PB Djarum yang menjadi juara umum pada turnamen Polytron Gubernur Cup 2023.

Dalam turnamen yang berlangsung di GOR Djarum Jati, Kudus, 13-18 November ini, tuan rumah merebut 14  dari 23 gelar juara yang diperebutkan.

Gabriel baru bergabung dengan PB Djarum Juli lalu melalui ajang Audisi Umum PB Djarum 2023. Pemain yang akrab disapa Gava itu memastikan diri menjejakkan kaki di podium tertinggi di sektor Usia Dini Putra U-11 usai mengalahkan pemain asal PB Champion Naufal Rasyid Adz Dzaki tiga gim 21-14, 13-21, 21-13.

“Pertandingan melawan Naufal sangat melelahkan. Saya kurang fokus di gim kedua sehingga harus melanjutkan laga penentuan. Di gim ketiga pelatih saya memberi semangat dan meminta saya untuk bermain lebih tenang dan akhirnya bisa memastikan kemenangan. Saya bersyukur bisa memberikan gelar juara kepada klub saya,” kata Gava. Ini adalah gelar juara perdana Gava usai berseragam PB Djarum.

Penampilan gemilang juga diperlihatkan Tunggal Remaja Putra U-17 dari PB Djarum, Yudha Rendra Wijaya. Di partai final Polytron Gubernur Cup 2023, Yudha membuat membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan tiga asal PB Mutiara Cardinal, Bandung, Arga Nugraha Sigfar. Ia memastikan kemenangan melalui pertarungan sengit sepanjang pertandingan dengan hasil akhir 21-19, 17-21, 26-24.

“Saya berusaha bermain aman di awal pertandingan melawan Arga. Namun, di gim kedua kepercayaan diri saya sempat menurun dan cukup kesulitan meladeni serangan-serangan lawan. Baru di gim penentuan saya bisa bermain lebih lepas dan berusaha tidak melakukan banyak kesalahan sendiri. Di samping itu, lawan sepertinya sedikit mengalami cedera yang memengaruhi permainannya menjadi lebih menurun,” ujar Yudha.

Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah, Basri Yusuf bersyukur kompetisi yang diikuti 1.255 atlet dari 246 klub yang tersebar di seluruh Indonesia ini berjalan lancar dan melahirkan juara yang diharapkan kelak bisa meneruskan tongkat estafet kejayaan bulutangkis Indonesia di panggung dunia. Ia berharap, dukungan para sponsor terus mengalir sehingga di masa mendatang turnamen-turnamen level nasional seperti Polytron Gubernur Cup dapat kembali terselenggara.

“Turnamen seperti ini harus rutin diselenggarakan untuk memutar roda ekosistem bulutangkis nasional. Karena, sekalipun Indonesia memiliki bibit-bibit pebulutangkis potensial, akan sia-sia jika tidak ada turnamen yang mengasah bakat mereka. Untuk itu, saya berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung penuh kompetisi ini dan menunjukkan dedikasi nyata demi meningkatkan kejayaan bulutangkis Indonesia,” ujar Basri Yusuf.

Senada dengan hal tersebut, Head of District Sales Polytron, Hanny Soebjanto memberikan apresiasi kepada para atlet yang telah berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan terbaik di ajang Polytron Gubernur Cup 2023. Ia berharap, semoga turnamen bulutangkis level nasional ini dapat menjadi kawah candradimuka yang kelak melahirkan pebulutangkis hebat yang akan mengharumkan Indonesia di panggung dunia.

“Kepada para juara, kami berharap kemenangan ini dapat menjadi pelecut semangat dan fondasi agar lebih berprestasi di ajang yang lebih tinggi lagi. Kepada yang belum berhasil menjadi juara, jangan patah semangat, jadikan turnamen ini motivasi untuk membuktikan diri di kompetisi-kompetisi selanjutnya. Karena, baik menang atau kalah, esensi utama Polytron Gubernur Cup 2023 adalah menjadi wadah bagi para atlet mengasah diri agar kelak bersama-sama mengharumkan nama bangsa,” tutur Hanny.

Partai final Polytron Gubernur Cup 2023 yang didukung penuh oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation ini mempertandingkan 23 kategori dari enam kelompok usia, yakni Usia Dini U-11, Anak U-13, Pemula U-15, Remaja U-17, Taruna U-19, dan Dewasa