KANALNEWS.co, Jakarta – Museum Olahraga Nasional sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis dibawah Kementerian Pemuda dan Olahraga yang terletak di dalam kawasan Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur terus berbenah untuk membangun museum yang lebih modern.
Kepala Museum Olahraga Nasional Herman Chaniago menyatakan, museum yang selama ini dikenal sebagai salah satu tempat untuk menyimpan benda-benda bersejarah yang terbilang rongsokan, kedepannya akan menjadi lebih modern dan lebih mengikuti perkembangan zaman.
“Kedepannya museum olahraga akan menjadi one stop service. Tak hanya menyimpan benda bersejarah, museum juga akan menjadi sarana edukasi yang dilengkapi dengan cafe maupun fasilitas modern lainnya,” kata Herman di Jakarta, Rabu (22/3/2017).
Optimisme Herman untuk menjadi Museum Olahraga lebih modern itu tercetus usai bertemu dengan Rita Subowo yang menjabat sebagai OCA Vice president dan Pak Sri Sudono Sumarto sebagai Pakar Olahraga.
“Selasa (21/3) Ibu Rita dan Pak Sri banyak memberikan saran, ide dan masukan tentang Relokasi dan Modernisasi Museum Olahraga Nasional ke Gelora Bung Karno Senayan Jakarta,” ujarnya.
Rencananya Museum Olahraga yang terletak di Jakarta Timur akan di relokasi di dalam Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta.
“Nantinya ketika singgah di museum, maka akan timbul pendapat berbeda bahwa barang yang dianggap rongsokan itu ternyata bernilai tinggi dengan capaian prestasi mereka pada masa lalu dan masukan dari tokoh olahraga nasional ini dalam rangka kemajuan olahraga di Indonesia umumnya dan untuk Museum pada khususnya,” tambah Herman.
Ia juga menjelaskan, pihaknya kini tengah melengkapi koleksi dengan menargetkan akan menambah 30 koleksi atlet berprestasi baik di ajang single event maupun multievent yang telah mengharumkan nama bangsa di berbagai event olahraga internasional termasuk olimpiade.
Kedepannya, inovasi yang dilakukannya, tidak hanya sekedar menambah koleksi gambar maupun peralatan olahraga yang bernilai sejarah, tapi juga disertai video variasi sejarah olahraga, sejarah aktivitas masa lalu serta prestasi yang pernah diraih. (Herwan)





































