KANALNEWS.co, Jakarta -Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan generasi muda perlu dibekali dengan keilmuan, keahlian dan kratifitas tinggi  untuk dapat bersaing di era dunia yang semakin terbuka, apalagi dengan dibukanya kran pasar bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“Industri kreatif  mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat dan membangun sumberdaya manusia yang kuat dalam persaingan global. Kita harus tingkatkan etos kerja untuk bersaing menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Semuanya akan bersaing secara terbuka,” kata Menpora saat membuka acara Pameran Nasional Karya Pemuda Bidang Fashion dan Kuliner di Jakarta, Rabu (29/6/2016).

Kementerian Pemuda dan Olahraga menyadari dengan generasi muda yang mampu berpikir inovatif dan berkarya kreatif  adalah tulang punggung kemajuan bangsa dan negara yang tidak bisa lagi hanya mengandalkan kekayaan alam.

“Pameran produk bidang industri kreatif adalah bentuk apresiasi negara terhadap karya-karya para pemuda,” kata Menpora yang hadir bersama istrinya Shobibah Rohmah saat mengunjungi stand produk-produk yang dipamerkan di halaman Tugu Proklamasi, Jakarta yang berlangsung pada Rabu dan Kamis (29 dan 30 Juni).

Pameran yang digelar oleh Pengurus Pusat Fatayat NU ini bekerjasama dengan Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora menghadirkan 35 stand yang menghadirkan berbagai aneka macam produk busana muslim, kuliner nusantara, band perfomance dan juga menyediakan takjil gratis.

Pada kesempatan itu, juga hadir mendapingi Menpora diantaranya Plt. Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda Adiati Nurdin, Staf Ahli Yuni Poerwanti, Staf Khusus Pemuda Kemenpora Zainul Munasichin, Karo Humas Hukum Amar Ahmad, Kabag Kewirausahaan Pemuda Ahmad Arsani dan anggota DPR RI dari Fraksi PKB Khisna Mukti.

Ketua pelaksana yang juga Ketua Umum PP Fatayat NU Anggia Ermarini dalam sambutannya mengatakan, pameran ini idenya sangat menarik, dan pihaknya telah memulainya sudah setahun yang lalu. Menurutnya, kuliner di pilih karena kuliner beragam rasa makanan. “Makanan tidak hanya untuk kebutuhan hidup tapi juga menjadi budaya untuk mempersatukan elemen. Sedangkan fashion Indonesia menjadi trend centernya fashion muslimah di dunia,” kata dia. (Herwan)