KANALNEWS.co, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olaraga menegaskan bonus bagi peraih medali emas olimpiade Rio de Jenario masing-masing Rp5 miliar.

Hal itu ditegaskan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dihadapan pasangan bulutangkis ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir peraih satu-satunya medali emas untuk kontingen Indonesia pada ajang pesta olharaga multi event terbesar sejagat itu.

“Terima kasih kepada Owi dan Butet. Pemerintah terus ingin mendukung, menyokong, ini bukan hanya suatu kesenangan tapi sebuah martabat bangsa di negara-negara lain. Maka masing-masing mendapatkan Rp 5 miliar dan bebas pajak,” ujar Menpora.

Tak hanya peraih medali emas, Sri Wahyuni dan Eko Yuli Irawan yang berhasil meraih medali perak masing-masing mendapatkan bonus senilai Rp2 miliar.

Untuk mengantisipasi kesulitan pendanaan kedepannya, Menpora juga berencana mendirikan Yayasan Olahraga yang nantinya bisa menjadi tempat untuk memberikan penghargaan kepada para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah olahraga dunia.

“Kemenpora sendiri meskipun sedikit mengalami kesulitan dana, ingin ke depan penghargaan kepada atlet harus bisa lebih konsisten dan lebih baik. Saya juga mengharap dukungan penuh dari Komisi X DPR RI,” tambah Menpora.

“Terima kasih untuk dukungan semua pihak yang mendukung kami, buat seluruh masyarakat Indonesia Kemenpora, PBSI, PB Djarum, dan terutama keluarga saya yang selalu mendukung saya. Luar biasa sekali sambutan ini dan saya sangat terharu,” kata Liliyana dalam sambutannya

“Saya hanya berharap sukses ini bisa terus dijaga untuk para atlet-atlet muda penerus kami,” tambah Tontowi Ahmad. (Herwan)