Kanalnews.co, JAKARTA- Menpora Zainudin Amali membeberkan persiapan PON XX Papua. Dia memastikan olaharaga multievent tersebut berjalan sesuai rencana dan tepat waktu.

Hal tersebut disampaikan saat wawancara dengan Tempo secara virtual, Rabu (16/6/2022) siang. Data-data kesiapan sudah didapatkan saat Rakor dengan KONI dan pihak terkait lainnya beberapa waku yang lalu, usai Ketum KONI Marciano Norman melaporkan update terakhir usai kunjungan kerja ke Papua.

“Persiapan on progres, persiapan venue, tempat penginapan, pertandingan, di empat klaster, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke, insyaallah tepat waktu,” jelasnya.

“Sebelum pembukaan (2/10), ada tes even, ada yang pada akhir Agustus dan sekitar September sudah ready semua. Dan untuk memantau perkembangan ada Staf Kemenpora yang selalu bertugas bergantian di Papua,” dia menambahkan.

Dalam regulasi yang ditetapkan, PON adalah tanggung jawab daerah dalam hal ini PB PON yang diketuai oleh Gubernur, namun ada tanggung jawab Kemenpora yang merupakan bentuk dukungan.

“Ada dua tanggung jawab Kemenpora, satu pengadaan peralatan untuk cabor tertentu, tidak semua, karena ada yang biaya APBD dan APBN. Untuk yang tanggung jawab Kemenpora Agustus sudah di lokasi,” ucap Menpora.

“Yang kedua bentuk dukungan penyelenggaraan, untuk wasit, yuri, dan perangkat pendukung, diluar yang sebagian besar dari daerah,” katanya.

Terkait vaksinasi dan jaminan kesehatan serta keamanan, pria asal Gorontalo tersebut memastikan semua berjalan sesuai rencana dan kondusifitas semua baik.

“Ada arahan Bapak Presiden bahwa selain semua kontingen dipastikan vaksinasi untuk penduduk sekitar venue dua pertiga juga harus divaksin, sebagaimana disampaikan oleh Kemenkes saat ini sudah 70%, artinya dari tenggat waktu akan terealisasi,” jelasnya.

“Saya sudah minta ada petugas khusus dari daerah masing-masing yang masuk dalam kontingen untuk selalu mengawal dan mengingatkan prokes, karena komunikasi masing-masing daerah berbeda-beda. Keamanan juga kondusif, kalau ada pemberitaan itu sebenarnya jauh dari tempat lokasi even (laporan Wagub Klemen Tinal, saat berkunjung ke Kemenpora sebelum meninggal),” tuturnya.

Menpora pun berharap event empat tahunan nasional ini selain membangun persaudaraan sesama anak bangsa, ada prestasi-prestasi yang ditorehkan.

“Biasanya ada pemecahan rekor, dan semoga menjadi sumber-sumber atlet untuk mengisi Timnas yang dapat mewakili Indonesia,” harapnya.

“Selain itu dalam situasi pandemi ini merupakan ujian buat kita untuk tetap berkegiatan tetapi harus bisa menjaga kesehatan. Kami dukung dan dari daerah datang dengan sportivitas, kami sukseskan PON XX Papua, karena ini merupakan harga diri tidak hanya masyarakat Papua tetapi bangsa Indonesia,” tutupnya. (bnd)