KANALNEWS.co – Madrid, Setelah empat hari mengalahkan Barcelona di Camp Nou dengan skor 3-1 pada babak semifinal Piala Copa del Rey, Real Madrid kembali mempuncangi klub asal Catalan tersebut dengan skor 2-1 di kandangnya sendiri.

Dalam pertandingan Liga Spanyol (La Liga) yang beralngsung Sabtu (2/3/2013) malam, el clasico kembali di gelar di markas Madrid Santiago Bernabeu.

Anak didik Jose Mourinho yang bermain di depan pendukungnya sendiri, unggul cepat melalui pemasi asal Prancis Karim Benzema pada menit keenam. Namun Barcelona menyamakan kedudukan lewat aksi kaki kiri Lionel Messi pada menit 18. Kedudukan 1-1 ini bertahan hingga babak pertama berakhir.

Pada babak kedua, Jose Murinho memasukkan Cristiano Ronaldo menggantikan Karim Benzema. Masuknya Ronaldo ini membuat serangan Madrid semakin gencar, namun kemenangan El Real ini melalui kepala sang kapten, Sergio Ramos.

Sergio Ramos pada menit 82 menjebol gawang Victor Valdes dengan tandukkan kepala menyongsong umpan tendangan sudut yang ditendang Luka Modric.

Berdasarkan statistik, Barcelona masih menguasai jalannya pertandingan, dengan penguasaan bola mencapai 72 persen dibanding Madrid yang hanya 28 persen.

Namun untuk tendangan gawang Madrid lebih banyak, yakni 14 tendangan dengan enam ke arah gawang, sedangkan Barcelona hanya lima tendangan dan hanya dua yang mengarah ke gawang.

Usai peluit panjang dibunyikan, beberapa pemain Barcelona terlihat memprotes wasit terkait klaim penalti yang ditolak sang pengadil menyusul terjatuhnya Adriano di dalam kotak penalti dan penjaga gawang Victor Valdes hingga mendapat kartu merah karena melakukan protes terlalu keras.

Pertandingan dengan tempo keras yang berlangsung pada babak kedua menghasilkan 10 kartu kuning dan 1 kartu merah, Madrid mendapatkan empat kartu kuning  atas nama (Sergio Ramos, Fabio Coentro, Morata, lvaro Arbeloa), sedangkan Barcelona mendapat enam kartu kuning (Jordi Alba, Gerard Pique, Thiago, Dani Alves, Andreas Iniesta, Victor Valdes). dan tambahan kartu merah diberikan kepada Valdes akibat protes yang berlebihan kepada wasit

 

Penulis : Herwan Pebriansyah