Kanalnews.co, JAYAPURA – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Amali atas kehadirannya membuka secara resmi upacara Pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Sabtu (2/10) malam WITA.

“Melalui kesempatan yang baik ini izinkan saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada bapak Presiden yang berkenan hadir pada upacara pembukaan PON ke-XX 2021,” ujar Marciano saat menyampaikan laporannya.

Dalam kesempatan tersebut, Marciano Norman juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran menteri dan kepala daerah atas bantuannya dalam mensukseskan PON XX ini, khususnya kepada Menpora Zainudin Amali.

“Saya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada bapak Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia serta Gubernur Papua Lukas Enembe yang juga sebagai Ketua Umum Panitia Besar PON ke-XX 2021 beserta seluruh jajarannya atas komitmen dan kesungguhan dalam mensukseskan PON,” kata Marciano.

Dalam laporannya, Marciano mengatakan venue untuk penyelenggaraan PON XX di Papua telah menggunakan standar nasional dan juga internasional.

“Venue yang digunakan sebanyak 45 venue, berstandar nasional bahkan sebagian di antaranya berstandar internasional, termasuk stadion Lukas Enembe,” ujarnya.

Sementara itu, pertandingan pada PON XX 2021 sendiri telah dimulai sejak 22 September 2021. Klasemen sementara, DKI Jakarta menduduki peringkat pertama dengan 28 emas, Papua 17 emas, Jawa Barat 11 emas.

“Diharapkan PON tidak hanya sukses prestasi saja tapi juga penyelenggaraan, ekonomi, dan sukses pasca-PON. Semua kegiatan dilaksanakan dengan penerapan Prokes secara ketat. Mengingat penyelenggaraan dilaksanakan dalam situasi pandemic,” harapnya.

Marciano juga mengingatkan, pentingnya sportivitas dalam pertandingan pada PON XX Papua 2021. Menurutnya, setiap kontingen di 34 provinsi boleh saling bersaing, tetapi seluruh kontingen tetap harus mengedepankan sportivitas demi melahirkan atlet-atlet masa depan Indonesia yang dapat mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.

“PON Papua juga digunakan sebagai ajang untuk meningkatkan silaturahmi dan menciptakan suasana kebersamaan, saling berlaga untuk menjadi yang terbaik namun tetap mengedepankan sportivitas dan persatuan bangsa,” jelasnya.

Diketahui, PON XX diikuti oleh 34 kontingen dari 34 KONI provinsi, serta 6.116 atlet tamu, dan 923 atlet tuan rumah, Papua. Rencananya, PON XX akan mempertandingkan 37 cabang olahraga yang terdiri dari 56 disiplin dan 681 nomor pertandingan serta memperebutkan 681 medali emas, 681 medali perak, dan 877 medali perunggu.

Lokasi penyelenggaraan PON XX dilakukan di empat daerah, terdiri dari satu kota dan tiga kabupaten, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.