KANALNEWS.co, Kukar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Kartanegara (Kukar) membuat gebrakan di luar kebiasaan dalam memajukan olahraga kabupeten paling makmur di Provinsi Kalimatan Timur itu.

Otoritas tertinggi seluruh olahraga di Kukar itu tampak agresif di bawah kepemimpinan Ria Handayani dalam memajukan olahraga dengan membentuk koordinator wilayah (korwil) di setiap kecamatan yang ada di seluruh penjuru daerah. Dari 18 kecamatan yang ada di Kukar, seluruhnya dibentuk korwil. Perpanjangan tangan dari KONI Kukar itu memiliki jumlah anggota sepuluh orang.

“Jadi kami memantau dengan maksimal dan lebih dalam, Korwil merupakan kepanjangan tangan kami yang bertugas memantau semua secara detail dan fokus,” ujar Ria kepada wartawan kemarin.

Wanita berparas cantik yang juga pernah menjadi pengurus klub sepak bola Mitra Kukar itu mengaku senang dengan dibentuknya Korwil di setiap kecamatan hal ini memudahkannya untuk berinteraksi langsung dengan kepengurusan di daerah.

“Isinya adalah tokoh olahraga di kecamatan tersebut, pelatih, pemain senior dan semua stake holder olahraga yang ada di kecamatan tersebut. Tentu mereka lebih paham dan sangat akrab dengan wilayahnya, dengan kondisi ini tentu akan menambah peningkatan dalam atlet dan mudah mendapatkan atlet yang berkualitas dan berbobot,” bebernya.

Iyya sapaan akrab Ria  berharap dengan terbentuknya korwil KONI Kukar akan mendapatkan potensi atlet lokal asli putra putri Kukar yang dapat bersaing di level nasional bahkan internasional.

“Kami bisa mendapatkan atlet asli produk Kukar, selain itu biasanya cabor (cabang olahraga) yang berkembang di daerah terbatas. Misalnya ada catur,tenis meja, dan sepak bola. Dengan dibentuknya korwil di setiap kecamatan, kami berharap bisa melakukan sosialisasi cabor cabor lain,” ujar Iyya.

Tak hanya menjaring atlet berbakat, korwil KONI Kukar juga bertujuan mencetak pelatih lokal berprestasi. Melalui serangkaian program yang telah disusun, pelatih pelatih yang ada dilatih khusus dengan melewati beberapa ujian. Pembentukan korwil sendiri disebutkan Iyya baru pertama kali dilakukan. Bahkan program ini belum dicoba oleh daerah lain. Walhasil, bukan tidak mungkin strategi tersebut bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Kaltim yang memiliki wilayah yang luas.

“Pembentukan korwil merupakan cara efektif olahraga di Kukar. Saya tidak berfikir untuk bisa ditiru oleh daerah lain, namun memang cara Korwil ini sangat efektif untuk daerah seluas dan sebesar Kukar, ini semua kami lakukan untuk berusaha terus mengejar prestasi olahraga kami,” tandasnya. (Herwan)