KANALNEWS.co, Jakarta – Ketua KONI DKI Jakarta Raja Sapta Ervian menyatakan komitmen DKI Jakarta untuk mempertahankan gelar juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau dan salah satunya adalah dengan meloloskan semua cabang olahraga yang dipertandingkan dalam PON XIX/2016 di Jawa Barat.

“Dalam waktu empat bulan jelang PON, kami ingin semua bekerja secara maksimal bahkan kalau perlu bekerja lebih dari 24 jam dalam seharinya,” kata Ervian kepada Wartawan di gedung KONI DKI Jakarta, Senin (2/5/2016)

Menurut Eyi sapaan akrab Raja Sapta Ervian, langkah yang dilakukan KONI DKI untuk mempertahankan gelar itu adalah menjalankan organisasi dengan akselerasi tinggi diantaranya dengan melakukan penyegaran organisasi untuk memaksimalkan program kerja yang telah ditetapkan.

“Penyegaran ini selain untuk percepatan akselerasi juga untuk efesiensi,” kata Eyi lebih lanjut.

Sebelumnya, dalam Rapat Kerja Anggota tahunan untuk merumuskan program ‘Satukan Semangat, Bulatkan Tekad Untuk Mencapai Prestasi Optimal’ yang berlangsung pada awal April 2016. KONI DKI Jakarta telah merumuskan langkah-langkah konkrit dalam rangka rangka persiapan PON XIX yang akan berlangsung pada bulan September, salah satunya mampu meloloskan seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan.

Kontingen DKI Jakarta menargetkan perolehan 195 medali emas di semua cabang olahraga yang dipertandingkan untuk mempertahankan gelar juara umum, dan target ini sudah dikoordinasikan ke pengprov. Namun penentuan target ini nantinya fluktuatif, bisa naik bisa turun.

Ketua Kontingen DKI Jakarta, Laksamana Pertama (Purn) Djamhuron menambahkan, untuk mewujudkan Jakarta juara di tanah Legenda (Jawa Barat), pihaknya telah memasukan Entry by Number kepada Panpel PON XIX dan menyiapkan Entry by Name pada bulan Juli mendatang.

“Persiapan cukup berat untuk mempertahankan juara. Saya upayakan DKI akan Berjaya. Kami juga telah menyiapkan posko dan sub posko, persiapan ini amat sangat diperlukan,” katanya.

Ia menjelaskan telah mendaftarkan sebanyak 915 atlet untuk berlaga  dan jumlah itu belum termasuk 343 ofisial dan 62 ekstra ofisial.

“Total kami sudah mendaftarkan 1258 personel untuk PON Jawa Barat,” ujar Djamhuron.

Andri Paramoan, Wakil Ketua Bidang Prestasi KONI DKI, para atlet terus mematangkan persiapan atlet jelang PON. Status sebagai juara bertahan membuat DKI harus mempersiapkan atletnya secara maksimal. Diantaranya dengan mengirimkan atlet berlatih dan melakukan uji coba ke luar negeri. Sebagai langkah persiapan pihaknya mengirimkan atlet-atlet yang terbilang unggulan dan berpeluang meraih emas untuk melakukan training camp di luar negeri, sedangkan untuk atlet-atlet peringkat bawah terus dimatangkan di dalam negeri.

“Sebanyak 33 cabor melakukan program training camp dan try out di luar negeri, mulai dari Asia Tenggara, Eropa sampai Amerika. Program ini sudah dijalankan dan masih ada beberapa atlet yang akan segera diberangkatkan,” ujar Andri

Selain mengirimkan atlet berlaga di luar negeri, pihaknya juga mendatangkan sebaganyak 23 pelatih asing untuk 19 cabang olahraga. (Herwan)