KANALNEWS.co, Jakarta – Komite Olimpiade Indonesia (KOI) masih menunggu kepastian berapa jumlah atlet dan cabang olah raga (cabor) yang diberangkatkan ke Olimpiade 2016 dan keputusan terkait hal itu ada di Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima).

“Memang belum ada kepastian. Satlak Prima belum melaporkan ke kami (KOI) berapa cabor, berapa atletnya. Kita kan nuggu dari mereka yang membina,” kata Sekretaris Jenderal KOI, Dodi Iswandi Kamis (5/11/2015).

Asisten Deputi (Asdep) Prestasi Olah Raga di Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) itu mengungkapkan, ada sekitar tujuh atau delapan bidang keolahrgaan nasional yang sedang menjalani kualifikasi dan olimpiade mengharuskan atlet untuk mengikuti kualfikasi dunia mewakili negara masing-masing. Cabang olahraga yang ikut kualifikasi adalah angkat besi, equastrian (ketangkasan berkuda), voli pantai, bulu tangkis, kano, dan judo. Sedangkan dua cabor yang dipastikan lolos ke olimpiade adalah cabang panahan dan atletik.

“Yang pasti lolos ke Rio (De Jeneiro Brasil) itu kan si Ika Yuliana sama Ega Agatha (panahan). Satu lagi cabang atletik (Maria Londa),” kata Dodi lebih lanjut.

Pada cabor equastrian, atlet Larasati Gading sedang berada di Jerman untuk lolos kualifikasi. Sedangkan cabang kano, proses kualifikasi sedang berlangsung di Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel), sementara angkat besi tengah menjalani kualifikasi di Cina, dan Amerika Serikat (AS).

“Keputusan soal siapa dan dari cabor apa saja yang bakal diberangkatkan ke Rio De Jeneiro, Brasil bukan dari KOI. Satlak Prima keputusannya. KOI cuma membawa saja,” tandasnya. (Herwan)