KANALNEWS.co, Jayapura – Meski gagal meraih juara ISL 2014, namun manajemen Persipura Jayapura akan mempertahankan 99 persen pemain dan pelatih tim yang dinilai baik untuk mengarungi Liga Super Indonesia dan Piala AFC 2015.

“99 persen pemain dan pelatih Persipura tetap dipertahankan,” kata Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano di Kota Jayapura, Papua, Selasa (26/11/2014).

BTM sapaan akrab Benhur Tommy Mano itu menyatakan, hanya pelatih kepala Jacksen F Tiago dan pelatih kiper saja yang tidak akan memperkuat klub kebanggaan Jayapura itu.

“Satu persennya adalah Pelatih Kepala Jacksen F Tiago dan pelatih kiper Fabio Tepedinho yang tidak lagi memperkuat tim kebanggaan warga Kota Jayapura dan Papua itu,” katanya lebih lanjut.

Pada Desember 2014, Persipura akan segera mengumumkan jajaran pemain dan pelatih tim yang telah mengoleksi piala liga sebanyak empat kali itu.

“Setelah dapat tambahan sponsor, tambah pemain dan pelatih kepala serta tanda tangan kontrak dengan para pemain selesai, Desember ini kita luncurkan tim Persipura,” katanya.

Mantan Kadistrik (kepala camat) Abepura, Kota Jayapura itu menyampaikan pihaknya masih mencari pelatih yang tepat untuk membesut Boaz TE Salossa dan kawan-kawan.

“Tetapi saat ini kami akan pertahankan trio pelatih Persipura (Mettu Dwaramuri, Oswaldo Lessa dan Chrisleo Yarangga),” katanya.

Dengan adanya penegasan tersebut, sejumlah klub elit di LSI yang tengah mengincar Ruben Sanadi, Imanuel Wanggai bahkan Titus Bonai semakin kecil kemungkinan terjadi.

“Kami tetap pertahankan pemain musim lalu. Mereka telah bekerja keras dan menampilkan permainan terbaik bagi tim dan publik Papua,” ujar BTM.

Sebelumnya, pada sore tadi, BTM bersama jajaran pengurus Persipura telah menandatangani kontrak kerjasama dengan Bank Papua yang bertindak sebagai salah satu sponsor resmi, selain PT Freeport Indonesia yang telah menggelontorkan dana sebanyak Rp20 miliar untuk dua musim kompetisi.

Untuk Bank Papua, Dr Johan Kafiar mengatakan, kerjasama kedua belah pihak itu bernilai Rp14 miliar dengan ketentuan untuk dua musim kompetisi dan dana tersebut akan dicairkan secara bertahap sesuai dengan kesepakatan.

“Harapannya Persipura tetap mengukir prestasi, mengangkat harkat dan martabat orang Papua. Dan tentunya bisa mengharumkan nama Bank Papua di tingkat nasional dan Asia,” katanya. (Herwan)