
Kanalnews.co, JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI membuat terobosan di awal 2026 dengan membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga. Langkah ini menjadi sinyal kuat upaya Kemenpora memperkuat tata kelola yang profesional dan berbasis merit.
Berbeda dari sebelumnya, kali ini Kemenpora tidak hanya mengundang Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga memberi ruang bagi kalangan profesional dari luar birokrasi untuk ikut berkompetisi. Mereka yang memiliki pengalaman di industri olahraga, industri kreatif, hingga wisata olahraga dipersilakan mendaftar.
Seleksi terbuka ini menjadi yang pertama dilakukan Kemenpora dengan melibatkan peserta profesional. Tujuannya, menjaring figur pemimpin yang tidak hanya paham birokrasi, tetapi juga memiliki wawasan industri dan jejaring luas untuk mendorong kemajuan sektor olahraga nasional.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan, posisi Deputi Pengembangan Industri Olahraga memegang peran strategis dalam membangun ekosistem olahraga yang berdaya saing.
“Kami melihat potensi industri olahraga dan wisata olahraga sangat besar untuk menggerakkan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan menarik investasi. Karena itu, kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi profesional untuk bersaing dengan ASN agar lahir pemimpin yang inovatif dan mampu berkolaborasi lintas sektor,” ujar Erick.
Ia berharap, pejabat terpilih nantinya mampu merumuskan kebijakan yang tidak hanya berpihak pada prestasi olahraga, tetapi juga pada penguatan industri dan citra Indonesia di mata dunia.
Pendaftaran seleksi dijadwalkan dibuka pada 3-17 Februari 2026. Informasi lengkap terkait syarat, tahapan, dan jadwal seleksi dapat diakses melalui situs resmi Kemenpora. (sis)




































