KANALNEWS.co, Jakarta – Korps Marinir TNI-AL terus berusaha untuk bisa eksis dalam dunia olah raga dan olah raga tinju menjadi pilihan sebagai tontonan menarik bagi kaum pria dan wanita. Acara yang digagas dalam rangkaian peringatan HUT Marinir ke 67 ini kembali menggelar pertandingan tinju amatir dan profesional.

Kegiatan yang digelar pada Minggu (25/11) malam di Balai Prajurit di komplek Ksatrian Hartono, Bhumi Marinir Cilandak, Jl. Cilandak KKO, Jakarta ini mempertandingakan empat partai. Laga tersebut juga akan memperebutkan piala dan sabuk Dankormar (Komandan Korps Marinir) dan juga perbaikan peringkat nasional.

“Pertandingan di Cilandak ini sudah kami gelar sebanyak 40 kali. Gengsinya sabuk kalau di tinju amatir itu adalah piala, sedangkan jika bertanding tinju profesional akan memperoleh sabuk,” ujar promotor Richard Engkeng alam acara sesi timbang badan di sasana Amphibi Boxing Camp, komplek Ksatrian Hartono, Cilandak, Sabtu (24/11).

Menurut Engkeng di sasana Amphibi ini dirinya membina petinju dari berbagai kalangan, Oleh karenanya kegiatan ini sering ia gelar untuk mencari bibit dan membina petinju yang dapat diandalkan dengan memperebutkan berbagai kejuaraan.

“Setiap ulang tahun Marinir rutin kita selenggarakan tinju amatir. Kita bina marinir dan masyarakat umum. Sabuk Danbrig (Komandan Brigade) juga kita selenggarakan. Kalau sabuk Dankormar ini bergengsi di kalangan intenal kita. Pokoknya bagaimana tinju amatir dan profesional bisa jalan bareng,” ujarnya.

Engkeng yang juga sebagai pelatih sekaligus manajer di sasana Amphibi ini mengatakan bahwa, kegiatan ini juga sebagai bagian dari proses pembinaan terhadap petinjunya  untuk dapat berkiprah ke tingkat yang lebih tinggi lagi.

“Kita membina petinju jika bagus diorbitkan ke lebih tinggi lagi hingga ke juara dunia. Dua petinju adalah juara Nasional. Dari sini nanti kita orbitkan ke PABA (Pan Asian Boxing Assosiation),” ujar pria yang juga anggota Marinir ini.

Namun demikian bukan berarti tanpa kendala bagi dirinya dalam melakukan pembinaan terhadap petinju yang juga berprofesi sebagai anggota Marinir. Kendala panggilan tugas negara bagi petinjunya yang membuat petinjunya sulit berkembang.

“Kendala petinju dari Marinir terhalang karena tugas. Kita sudah bina mereka selama satu tahun sampai jadi hingga siap diorbitkan. Tapi ternyata ada panggilan tugas negara misalnya pengamanan pulau terluar hingga minimal satu tahun. Begitu kembali lagi sudah hilang lagi sentuhan betinjunya,” katanya.

Menghadapi gelaran nanti Engkeng berpesan kepada masyarakat yang suka menonton pertandingan tinju bisa hadir untuk menonton laga tersebut secara gratis. “Silahkan bagi masyarakat yang mau nonton, Gratis. Acara akan dibuka jam 19.30 WIB dan jam 20.00 WIB partai utama dimulai. Nanti rencananya Dankormar (Mayjen TNI Mar Ahmad Faridz Washington) akan membuka langsung tinju tersebut,” ujarnya mengakhiri.

Acara timbang badan itu sendiri digelar Sabtu (24/11) dengan dihadiri pejabat dari Brigif 2 Marinir, diatarannya, Wakil Danbrig Letkol Mar Sugiyanto, Pasi 2 Operasi Brigif 2 Letkol Mar Umar Farouq, Danyonif 2 Mayor Mar Hari Indarto, Danyonif 4 Letkol Mar Ahmad Hanifah serta jajaran stad Brigif 2.

 

Penulis : Ranoe Nirawan

Editor : Herwan p