KANALNEWS.co, Jakarta – Usai menghadiri rapat koordinasi dan evaluasi dengan Panitia Penyelenggara Asian Games Indonesia (INASGOC), Selasa (18/7), Ketua Pengarah INGASGOC Jusuf Kalla mengatakan, persiapan Asian Game 2018 berjalan sesuai dengan rencana.
“Ya. Tadi saya sudah ketahui bahwa persiapan Asian Game 2918 berjalan baik tanpa hambatan yang berarti,” kata Jusuf Kalla yang juta menjabat sebagai Wakil Presiden kepada wartawan di kantor INASGOC Senayan Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut Wapres Jusuf Kalla juga didampingi antara lain Menpora Imama Nahrawi, Menko PMK Puan Maharani, Menteri PUPera Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan Presiden INASGOC Erick Thohir.
Wapres lebih jauh mengatakan, persiapan Asian Games 2018 mulai dari sarana dan prasarana, prestasi serta persiapan atlet hingga penyelenggaraan, itu semua berjalan dengan baik sesuai perencanaan. “Tadi telah dilakukan rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018. Dapat saya sampaikan bahwa persiapan ini berjalan sesuai dengan schedule. Dan, masalah buged juga berjalan lancar. Tahun ini telah terkumpul Rp1,8 triliun, dan tahun depan terkumpul Rp 2,7 triliun,” jelasnya .
Sementara, Menpora Imam Narawi, mengatakan, bagian pemerintah adalah untuk meningkatkan prestasi atlet. “Bagian saya adalah, prestasi. Ini dimulai dari prestasi atlet yang berlaga di Sea Game 2017 Kulalumpur, Malaysia. Prestasi Kualalumpur ini untuk kita mengejar peringkat yang terbaik di Asian Game 2018 Palembang,” kata Imam Narawi.
Wapres Jusuf Kalla sebelumya mengunjungi tempat latihan atlet peraiapan menuju Sea Games Kualalumpur. Wapres optimis Taekwondo dan Voli Berikan Terbaik di Sea Games 2017 Malaysia. “Saya optimis bahwa atlet- atlet Indonesia mampu mendulang prestasi di Sea Game Malaysia,” katanya.
Ketika menyinggung pengadaan dan sponsorship, Jusuf Kalla, mengatakan, pengadaan barang/jasa Asian Game 2018, dilaksanakan secara terbuka dan transparan. “Untuk pengadaan barang dan jasa, ini dilakukan secara terbuka,” kata Wapres.
Pada bagian lain, Presiden INASGOC, Erick Thohir, mengatakan, dana dari sponsor akan diberlakukan melalui satua account sehingga ini akan memudahkn untuk melakukan kontrol. Menurutnya, dana sponsor baru cairkan ketika aktifitas Asian Games 2018 telah efektif berjalan. “Dana sponsor diterima dalam satu account, dan dana ini baru akan dipakai setelah kegiatan Asian Games berjalan efektif,” kata Erick Thohir.
Erick menambahkan, pada rapat koordinasi dan evaluasi Asian Game 2018 bersama Jusuf Kalla, kemarin, telah menetapak secara final jumlah panitia, cabor dan targwt venue pada Asian Game Palembang. “Tadi telah ditetapkan jumlah panitia, cabor dan venue Aaian Games 2918 telah sesuai target,” kata Erick Thohir tanpa meberikan keterangan lebih rinci. (mulkani)




































