KANALNEWS.co – Jakarta, Sirkuit Nasional (Sirnas) Bulutangkis yang di gelar oleh Penguru Besar Persatuan Bulutangkis Indonesia (PB PBSI) menjadi salah satu ajang perhelatan bulutangkis bergengsi Indonesia, dan banyak melahirkan atlet-atlet muda potensial untuk menghuni skuad Pelatihan Nasional (Pelatnas) Cipayung.

Sekertaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Sekjen PB PBSI) Kusdarto Pramono mengatakan, selama Sirnas, pihaknya akan terus memantau perkembangan atlet-atlet yang bertanding melalui bidang pengembangan PBSI baik di daerah maupun di PB.

“Kita tinggal mematch kan saja antara pusat dan daerah,” ujarnya.

Salah satu Ganda Putra Indonesia Rendra Wijaya yang berpasangan dengan Rian Sukmawan adalah mantan juara seri Sirnas yang kini menjadi penghuni Pelatnas Cipayung.

Para kampium Sirnas ini bisa masuk ke tim nasional setelah digembleng melalui serangkaian kompetisi yang demikian ketat dan berjenjang terus menerus serta berkuaitas.

Pada tahun 2013, sebanyak 20 pemain muda putra dan putri di promosikan masuk Pelatnas Cipayung, mereka adalah juara pada sejumlah seri Sirnas dan kemudian Kejurnas.

Berikut 20 nama pemain muda calon penghuni Pelatnas Cipayung jebolan Sirnas :

Tunggal Putra :

Thoni Azizan Mahbub (Djarum, Jawa Tengah), Ihsan Maulana Mustofa (Djarum, Jawa Tengah), Jonatan Christie (Tangkas Spech, DKI Jakarta), Muhammad Bayu Pangisthu (Djarum, Jawa Tengah), Anthony Sinisuka Ginting (SGS PLN Bandung, Jawa Barat), Fikri Ihsandi (Tangkas Spech, DKI Jakarta), Setyaldi Putra wibowo (Guna Dharma, Jawa Barat), dan Rifan Fauzin Ivanudin (Pelita Bakkrie, DKI Jakarta)

Tunggal Putri :

Hanna Ramadini (Mutiara Bandung, Jawa Barat) dan Ruselli Hartwan (Jaya Raya Jakarta, DKI Jakarta)

Ganda Putra :

Edi Subaktiar (Djarum, Jawa Tengah), Kebin Sanjaya Sukamljo (Djarum, Jawa Tengah), Rafiddias Akhdan Nugroho (Djarum, Jawa Tengah), Arya Maulana Aldiartama (Djarum, Jawa Tengah), Putra Eka Rhoma (Jaya Raya Jakarta, DKI Jakarta), Hafiz Faisal (Jaya Raya Jakarta, DKI Jakarta)

Ganda Putri :

Melati Daeva Oktavianti (Djarum, Jawa Tengah), Rosyita Eka Putri Sari (Djarum, Jawa Tengah) Imma Mutiah Khairunnisa (Mutiara Bandug, Jawa Barat) dan Maretha Dea Giovani (Mutiara Bandung, JAwa Barat)

 

Editor : Herwan Pebriansyah