KANALNEWS.Co, Jakarta – Tim Liga Selection U23 harus mengakui kehebatan klub Serie A Italia, Inter Milan. Dalam laga ekshibishi yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis malam, klub yang diisi pemain dari klub yang berkompetisi di Indonesian Premier League (IPL) ini harus rela kalah dengan skor 0-3 dari penghuni posisi enam klasemen Serie A Italia ini.

Dalam laga semalam, Inter yang lebih banyak menurunkan pemain mudanya justru lebih banyak menerima tekanan dari para pemain Liga Selection. Kombinasi Andik Vermansyah dan Edward Wilson Junior yang diturunkan pelatih Aji Santoso di lini depan kerap merepotkan barisan belakang Inter.

Bahkan di menit ke-13, Liga Selection sudah bisa menciptakan peluang lebih dulu lewat Edward Wilson Junior. Setelah menerobos hadangan tiga pemain Inter, striker asal klub Semen Padang ini melepaskan sepakan kaki kiri dengan keras. Sayang tendangannya masih membentur tiang gawang Inter yang dikawal Raffaele Di Gennaro.

Lalu pada menit ke-18 giliran Inter yang memiliki peluang ketika umpan Angelo Palombo berhasil diterima dengan baik oleh Giampaolo Pazzini di kotak penalti. Sayang, peluang tersebut berakhir sia-sia karena striker asal Italia terjebak offside.

Pada menit ke 20 giliran Liga Selection kembali memiliki peluang bagus setelah Mario Karlovic menerima umpan terobosan dari lini tengah dan melepaskan sepakan dari sisi kotak penalti. Sayang tendangannya masih menyamping. Tak berapa lama giliran Kurniawan yang melepaskan tendangan keras dari luar kotak memanfaatkan umpan balik Edward Wilson. Sayang, tendangan Kurniawan masih bisa diredam Di Gennaro.

Namun, pada menit ke-36, gawang Liga Selectionyang dikawal Aji Saka harus rela kebobolan. Gol tersebut berawal dari umpan jauh Ivan Cordoba yang gagal diantisipasi dengan baik oleh bek sekaligus kapten Liga Selection, Otavio Dutra.

Bola muntah dari kakinya berhasil dimanfaatkan oleh striker muda Inter, Samuele Longo. Dengan cerdik, Longo mengecoh kipper Aji Saka dan menceploskan bola ke gawang kosong. Tim berjuluk I Nerazzurri menutup paruh pertama dengan skor tipis 1-0.

Memasuki babak kedua Inter yang dibesut pelatih Andrea Stramaccioni ini segera mengganti tiga pemainnya.  Tiga pemain Inter yang masuk yakni Douglas Maicon, Philipp Coutinho dan Jonathan ini langsung membombardir pertahanan Liga Selection. Ancaman pertama dari Coutinho. Namun, Aji Saka masih mampu menepis suntingan lobnya.

Liga Selection mulai kehilangan fokus saat Giampaolo Pazzini lolos dari jebakan offside. Tembakan keras eks bomber Fiorentina itu berhasil dimentahkan Aji Saka. Namun, Pazzini menyusulnya dengan sepakan kedua yang meluncur deras ke gawang Liga Selection pada menit ke-53. Skor berubah menjadi 0-2.

Unggul dua gol membuat Inter semakin meningkatkan serangan. Hasilnya Maicon bahkan sempat melepaskan tendangan dari jarak jauh, kendati hanya membentur mistar gawang Liga Selection yang dikawal Aji Saka.

Tak berapa lama tifosi Inter Milan yang biasa dijuluki Internisti, terpuaskan dengan masuknya bintang Inter asal Amerika Latin yakni Estaban Cambiasso, serta bomber Diego Milito. Lalu pertengahan babak kedua giliran  pelatih Liga Selection U23, Aji Santoso mulai mengganti sebagian besar para pemainnya secara bertahap.

Namun hal tersebut tak bisa banyak mengubah penampilan Liga Selection untuk memeperkecil ketinggalan. Hal tersebut terligat di menit ke-71 tembakan keras Luca Tremolada gagal dimentahkan Aji Saka. Skor berubah menjadi 0-3 untuk Inter Milan.

Enam menit jelang waktu normal selesai Esteban Cambiasso mendapat peluang melalui umpan lambung Maicon. Namun, tandukannya masih melebar. Liga Selection baru mendapat peluang terbaik pada detik-detik akhir. Sayang, Abdul Rahman gagal memanfaatkannya. Hingga peluit panjang berbunyi Inter tetap unggul tiga gol tanpa balas.

Di akhir pertandingan, penyerang Liga Selection Andik Vermansyah kembali menuai keberuntungan dengan bertukar kostum dengan gelandang Inter Milan asal Argentina Esteban Cambiasso. Sebelumnya di laga melawan LA Galaxy AS, beberapa waktu silam, Andik berkesempatan bertukar kostum dengan pesohor sepak bola dunia David Beckham. Tim berjuluk Nerazzuri akan kembali tampil, Sabtu (26/5) mendatang di tempat yang sama melawan tim nasional (timnas) Indonesia.

Usai pertandingan, pelatih Liga Selection, Aji Santoso mengatakan bahwa laga tersebut cukup memberikan pelajaran berharga bagi pemain Indonesia. Menurutnya, di laga tersebut timnya mampu memberikan perlawanan kepada Inter terutama di babak pertama

“Pertandingan tadi sudah memberi perlawan, cukup sengit. Kita bisa bermain bagus di babak pertama.  Bahkan ada beberapa peluang yang bisa didapat tapi tiang gawang menyelamatkan kubu Inter,” ujar Aji Santoso dalam jumpa persnya usai pertandingan.

Aji mengatakan bahwa gol pertama Inter terjadi akibat kesalahan komunikasi pemainnya “Gol pertama Inter itu terjadi akibat miss komunikasi pemain belakang dengan kiper,” ujar Aji dalam jumpa persnya usai laga.

Dalam laga semalam Aji sengaja menurunkan semua pemainnya agar para pemain muda itu memiliki pengalaman dalam menghadapi tim besar sekelas Inter. “Saya coba semua pemain agar 20 pemain yang ada  biar merasakan atmosfer bertemu dengan pemain internasional dan atmosfer tinggi,” ujarnya. Ranoe Nirawan

Susunan Pemain :

Liga Selection : Aji Saka/M. Ridwan – David Pagbe, Otavio Dutra (C), Diego Robbie Michiels/Dany Saputra, Syaiful Indra/Sigit Meiko, G.M. Siregar/Rahmat Hidayat, Kurniawan/Mustaid Billah, Mario Karlovic/Agung Suprianto, Kwon Jun/Rasyid, Andik Vermansyah/ Ronald Sesmot, Edward Wilson Junior/Abdul Rahman

Coach : Aji Santoso

 

Inter Milan : Raffaele Di Gennaro – Ivan Cordoba (c), Javier Zanetti (c)/Douglas Maicon, Paolo Hernan Dellafiore, Cristiano Biraghi, Angelo Palombo, Andrea Poli/Esteban Cambiasso, Lorenzo Crisetig/Jonathan, Samuele Longo/Luca Tremolada, Giampaolo Pazzini/Diego Milito, Giovanni Terrani/Philipp Coutinho

Coach : Andrea Stramaccioni