KANALNEWS.co, Jakarta – Karir gelandang Manchester United kian diujung tanduk pasalnya perselisihan yang melibatkan pelatih The Citizen Pep Guardiola dan agen Yaya Toure Dimitri Seluk semakin sulit untuk didamaikan.

Guardiola yang didatangkan ke Etihad Stadion pada musim ini sebelumnya mengeluarkan ultimatum agar Yaya meminta maaf atas komentar yang dibuat oleh agennya yang menyebut kliennya dipermalukan oleh keputusan berkepala plontos itu yang tak memainkan serta mencoretnya dari Liga Champions.

Atas pernyataan Seluk itulah, Guardiola yang merasa tersinggung dan mengatakan karir Toure di City habis. Kecuali, ada permintaan maaf dari Yaya dan agennya.

Seluk justru mengatakan sebaliknya, pelatih yang sukses bersama Barcelona dan Bayern Munchen itu harus memintan maaf pada dirinya daripada menuntut permintaan maaf dari sang pemain. Permintaan maaf tampaknya tidak akan datang dari Seluk, yang menuduh Guardiola berperilaku seperti raja di balik delapan kemenangan beruntun pada awal kariernya di City.

“Untuk apa saya meminta maaf? Guardiola memenangkan beberapa pertandingan dan ia berpikir ia adalah raja. Saya hidup di Eropa. Saya bisa mengatakan apapun yang saya suka dan Guardiola tidak bisa menghentikan saya,” ujar Seluk, dilansir dari Sky Sports, Rabu (21/9/2016).

Bahkan, Seluk juga meminta Pep harus meminta maaf kepada pelatih sebelumnya, Manuel Pellegrini, dan juga mantan kiper City, Joe Hart yang telah banyak berjasa membangun kejayaan klub asal Manchester itu.

“Oke, saya akan meminta maaf kepada Guardiola jika dia akan meminta maaf kepada Pellegrini untuk apa yang ia lakukan kepadanya. Jika Anda seorang pria terhormat, ini tidak seharusnya terjadi,” tambahnya.

Pellegrini menandatangani kontrak baru di Etihad Stadium tahun lalu. Namun, didorong keluar untuk Guardiola yang kemudian masuk menggantikannya.

Sementara itu, Seluk juga meminta pelatih asal Spanyol itu untuk meminta maaf kepada Joe Hart. Menurutnya, keputusan Guardiola tidaklah tepat dengan menyingkirkan beberapa pemain Inggris setibanya ia di the Citizens.

“Ketika Anda datang ke sebuah negara, Anda harus menghormati negara dan juga masyarakatnya,” ujarnya.

Hart bergabung dengan Torino dengan status pinjaman bulan lalu, setelah memenangkan dua gelar Liga Primer Inggris bersama Toure. Saat itu, penampilan Toure di Manchester membantunya meraih empat gelar Pemain Terbaik Afrika berturut-turut. (Herwan)