
KANALNEWS.Co, Hebron – Tim nasional (timnas) Indonesia terancam tanpa diperkuat penjaga gawang utamanya, Wahyu Tri Nugroho dalam laga semifinal ajang Al Nakbah International Tournament yang digelar di Faisal Al-Husseini International Stadium, Palestina, Selasa (22/5) besok.
Penjaga gawang asal klub Persiba Bantul ini mengalami patah tulang di bagian kepala setelah terkena sepatu pemain Kurdistan saat laga terakhir Grub B Sabtu (19/5) lalu . Tak ayal Wahyu pun limbung di lapangan. Alhasil, ia dipastikan absen saat Indonesia menghadapi tuan rumah Palestina pada babak semifinal nanti.
Demikian disampaikan Fisioterapis timnas Indonesia, Matias Ibo dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Minggu (20/5). Tak hanya itu, Ibo juga menyampaikan kondisi terkini skuad timnas. “Wahyu sedang cedera dan telah menjalani operasi. Dia akan berada di rumah sakit Ramallah sampai beberapa hari ke depan,” ujar Matias Ibo.
Wahyu harus menerima kenyataan setelah tulang kepalanya patah sepanjang 1 centimeter setelah berbenturan dengan salah satu sepatu pemain Kurdistan. Setelah kejadian itu, dia segera ditandu keluar lapangan dan tim medis langsung membawa ke Palestine Medical Complex Hospital di Ramallah untuk dilakukan CT-scan dan MRI.
“Operasinya sukses dan posisi tulang yang patah sudah dikembalikan. Sekarang dia di ICU, mudah-mudahan cepat sembuh dan segera menjalani masa rehabilitasi,” ucap Mathias Ibo.
Di rumah sakit Wahyu ditemani asisten coach Fabio Oliveira dan dokter kesehatan Timnas Dr Ichwan Machfud. Usai laga, Dubes Palestina untuk Indonesia dan Dubes RI untuk Jordania merangkap Palestina Zainulbahar Noor juga membesuk Wahyu ke rumah sakit.
Ditemui dua Dubes dan ofisial di rumah sakit tadi malam itu juga, Wahyu tergolek di kamar dalam keadaan sehat. Bahkan Ketua Olimpik Palestina, Jibril ikut membesuk ke RS.
Kini Indonesia hanya memiliki dua penjaga gawang yakni Jandia Eka dan Endra Prasetya. Namun demikian, Ibo tidak bisa memastikan siapa yang akan menggantikan posisi Wahyu dalam laga semifinal nanti.
Yang pasti, ia mengimbau agar Indonesia segera melakukan evaluasi dan memperbaiki penampilannya. Apalagi, lawan yang akan dihadapi adalah tuan rumah, Palestina yang dipastikan tampil ngotot di depan pendukungnya sendiri. “Kami pasti nanti akan mendapatkan perlawanan yang lebih keras dari tim tuan rumah,” ucapnya.
Sementara itu manajer timnas Indonesia, Ramadhan Pohan mengatakan bahwa Wahyu membutuhkan waktu istirahat selama dua hari pasca ditangani dokter. “Dalam tempo tiga pekan ke depan Wahyu sudah dapat berlatih seperti sedia kala,” ujar Ramadhan kepada wartawan kepada wartawan melalui fasilitas Blackberry Massenger (BBM) Minggu (20/5). (Ranoe Nirawan)





































