KANALNEWS.co – Surabaya, Ganda campuran Indonesia  yang juga Juara All England 2013, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir menjadi penentu kemenangan Indonesia atas “All Star” Eropa dalam laga yang digelar di DBL Arena Surabaya Minggu (31/3/2013).

Tonto/Butet mengkandaskan perlawanan Nathan Robertson dan Enny Wallwork dua game langsung 21-11, 21-19 untuk membawa Indonesia unggul 3-1 dalam babak penyisihan Piala Axiata 2013.

Sebelumnya Indonesia sudah memastikan diri lolos kebabak empat besar, dan kokoh di puncak klasemen, namun Tontowi-Liliyana  bermain maksimal dan enggan memberikan kesempatan kepada Nathan-Jenny untuk berkembang.

Di game pertama, Tontowi (25) langsung “panas” dengan menghujam pertahanan Nathan-Jenny melalui smes-smes tajam yang gagal dikembalikan pasangan asal Inggris itu. Smes Tontowi ke arah bidang kanan yang gagal dikembalikan Jenny, mengawali keunggulan 5-3 dan terus melaju 9-6.

Pengembalian jitu Liliyana (27) yang membuat Jenny harus berjibaku, menambah keunggulan 14-7. Nathan sempat memperkcil ketertinggalan melalui smesnya yang dikembalikan Tontowi namun hanya membentur net 15-9. Di penghujung game, Tontowi-Liliyana tidak terkejar. Juara All England 2013 ini menutup game 21-11.

Di game kedua, Nathan banyak melakukan aksi untuk menghibur penonton. Namun peraih medali perak Olimpiade Athena 2004 itu diperingati wasit karena aksinya itu. Nathan tampak bermain emosi setelah insiden itu. Pengembaliannya terhadap bola jauh dari Liliyana melenceng ke luar bidang, 6-4.

Nathan dan Jenny sempat bangkit dan membuat selisih skor menipis, 16-15. Di penghujung game, Jenny lengah. Servisnya yang tanggung langsung disambar Tontowi dan tidak dapat dibendung, 21-19.

Pada laga sebelumnya nomor ganda putra, Indonesia yang diwakili oleh Mohammad Ahsan-Hendra Setiawan membawa Indonesia unggul 1-0 setelah mengalahkan Ivan Sozonov dan Vladimir Ivanov 22-20, 21-19.

Dionysisus Hayom Rumbaka yang turun pada nomor tunggal putra membawa Indonesia unggul 2-0 setelah menaklukan Scott Evans dua game 19-21, 1-11 (ret.). Kondisi kesehatan Evans tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan saat dia tertinggal 1-11 dan memberikan kemenangan mudah kepada Hayom.

All Star Eropa mampu memeperkecil ketertinggalannya setelah Carolina Marin mampu menumbangkan Bellaetrix Manuputy di nomor tunggal putri dengan skor  21-8, 14-21, 21-15.

Dengan hasil ini, All Star Eropa harus pulang lebih awal dan mengubur harapan berlaga di semifinal. All Star Eropa mengumpulkan 13 poin di peringkat lima, di bawah All Star Asia (15 poin) yang masih bertanding dengan Malaysia. Untuk berlaga di semifinal, tim harus berada di empat besar.

 

Editor : Herwan Pebriansyah