KANALNEWS.co, Jakarta – Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono saat di daulat Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) memberikan sambutan pada pelantikan dan pengukuhan KONI Provinsi DKI Jakarta masa bakti 2017-2021 pimpinan Dody Rahmadi Amar menegaskan akan menggulung pihak-pihak yang menghambat laju organisasi induk olahraga di ibukota itu.
“Rawe-rawe rantas malang-malang putus. Kalau ada yang menghambat kepengurusan ini Ayo kita bersatu kita gulung beramai-ramai,” tegas Hendro dihadapan para tamu yang menghadiri pelantikan dan pengukuhan di Balai Agung Pemprov DKI Jakarta, Selasa (20/6/2017).
Hendro juga menyoroti para pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang berhubungan langsung dengan olahraga untuk bersikap jujur dan berani mengatakan tidak kepada pihak-pihak yang tidak mempunyai otoritas apalgai pihak luar. “Kita harus jujur. Tidak ada lagi tempat untuk bermain-main dengan anggaran. Ini semua untuk olahraga,” katanya.
Menurut Ketua Umum PKPI itu, olahraga adalah alat penyatu. Perang di olahraga membawa persatuan sementara perang membawa senjata adalah kehancuran.
Ketua Umum KONI Pusat dalam sambutannya juga meminta Ketua umum KONI DKI Jakarta Dody Rahmadi Amar untuk tidak segan-segan mencopot pengurus yang tidak disiplin. Jika selama tiga bulan pertama kepengurusan periode 2017-2022, tidak bekerja dengan baik, segera diganti pengurus lain.
“Masih banyak orang yang bersedia untuk mengabdikan diri di KONI. Kalau pengurus baru sering mangkir kerja, dipecat saja, karena kehadiran itu perlu untuk terus berkomunikasi menyumbangkan pikiran dan tenaga,” ujar Tono.
Ketua KONI DKI Dody Rahmadi Amar menyatakan pihaknya siap memberikan yang terbaik bagi pembinaan atlet Ibukota. “Kami bertekad kontingen DKI nanti meraih juara umum pada PON Papua 2020,” ujar Dody di hadapan ratusan undangan yang terdiri dari pengurus dan masyarakat peduli olahraga.
Namun untuk meraih prestasi yang baik, butuh dukungan dana yang besar pula dari Pemprov DKI Jakarta. “Kami juga berharap Pemprov DKI dapat segera mencairkan dana hibah untuk KONI, karena hingga kini para pegawai dan atlet belum gajian selama dua bulan terakhir, apalagi THR Lebaran. Dengan cairnya anggaran tersebut, dapat digunakan untuk untuk menutupi segala kebutuhan,” ungkap Dody. (Herwan)




































