KANALNEWS.co – Jakarta, Wakil Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Harbiansyah menyatakan, terkait status pelatih Rahmad Darmawan sebagai kepala tim nasional (timnas) adalah sementara, ia menegaskan status Blanco masih sebai pelatih kepala timnas.

Menurut Harbiansyah, BTN Blanco diganti dengan Rahmad Darmawan bukan tanpa alasan, pasalnya, pelatih asal Argentina itu dinilanya telahi melakukan tindakan yang tidak masuk akal dengan mencoret sejumlah pemain padahal para baru bergabung.

“Saya diberi kabar bahwa mereka kena coret oleh pelatih Blanco dengan alasan yang tidak jelas. Padahal mereka belum menunjukan kebolehan mereka. Kita tidak boleh membeda-bedakan,” ujar Harbiansyah di Jakarta, Selasa (19/3/2013).

Dia juga mengatakan sebelumnya sempat berdiskusi dengan asisten pelatih, yang membuatnya datang ke lapangan.

“Pemain-pemain yang baru datang ini tak masuk dalam daftar. Saya tidak terima itu dan memaksa mereka untuk latihan. Kejadian ini saya laporkan ke ketua BTN,” tegasnya.

Menurut penilaiannya, Blanco harus diistirahatkan sementara karena waktu persiapan melawan Arab Saudi sudah sangat mepet. Selain itu komunikasi juga menjadi kendala dia dalam memberikan informasi kepada Blanco.

“Sementara kami menunjuk RD dan Jacksen itu berdasarkan kedekatan. SK tidak berani kami buat, penunjukan mereka karena persaudaraan saja dan pertemanan. Bagaimanapun kita harus punya tim dan pelatih untuk menghadapi Arab Saudi. Penunjukan mereka sampai tanggal 23 Maret saja,” katanya.

Untuk keputusannya tersebut, dia mengaku telah berkomunikasi dengan Ketua BTN Isran Noor dan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin  dan  ia mengaku heran dengan beberapa pernyataan yang mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar.

“Saya melaporkan ke Isran Noor mengambil keputusan ini. Yang mana kita putuskan, apa kita memakai Blanco atau pemain pada balik. Dan dia setuju bahwa Blanco diganti,”  katanya.

“Saya bawalah kepada Djohar. Dan dia setuju. Berarti jika dia berbeda omongannya, itu artinya dia memojokkan saya. Semua saya laporkan. Komunikasi juga dengan ketua BTN sangat susah sekali. Apakah ponselnya hilang, kecewa dia saudara saya sendiri,” jelasnya.

Presiden Direktur Persisam Samarinda itu menegaskan, pihanya telah mendaptarkan pelatih dan asisten pelatih tim nasional sebelum pendaftaran pemain dan pelatih tutup.

“Kami mendaftarkan Rahmad Darmawan serta staff pelatih pada tanggal 15 Maret, sebelum pendaftaran tutup pada tanggal 16 Maret pukul 00.00 WIB. Habil Marati tidak kami daftarkan sebagai manajer tim,” tandasnya.

 

Editor : Herwan Pebriansyah