KANALNEWS.Co, Sentul – Pembalap kawakan Fitra Eri berhasil merengkuh dua gelar pada seri kedua ajang Indonesian Series of Motorsport (ISOM) 2012 di Sirkuit Internasional Sentul, Kab. Bogor, Minggu (27/5). Dengan membawa tim Honda Bandung Center Racing Team (HBCRT), Fitra menjadi yang terdepat di kelas Kejurnas Indonesia Super Production (ISP) dan Honda Jazz Speed Challenge (HJSC).
Fitra merebut podium pertama setelah mencatat waktu tercepat 37 menit 13,991 detik dalam lomba yang berlangsung 18 lap. Posisi kedua dan ketiga ditempati Renaldo Koesoemo (HSC Gandasari OWS) dan Haridarma Manopo (GO!!! Motorsport) masing-masing dengan catatan waktu 37 menit 15,462 detik dan 37 menit 20,527detik. Sementara itu pembalap senior Alvin Bahar gagal naik podium dan hanya finis di posisi keempat. Disusul Benny Santoso di posisi kelima pada balapan yang diikuti 18 pembalap tersebut.
Start di posisi terdepan, Fitra yang menggunakan nomor start 18 ini langsung menggeber mobilnya untuk memimpin lomba. Meski sempat terjadi insiden yang membuat safety car masuk lintasan, pembalap yang disponsori oleh pelumas oli TOP1 ini tetap fokus berada di depan. Renaldo, yang terus menempel ketat Fitra di depan, akhirnya tidak mampu mengejar dan harus merelakan podium juara kepada Fitra. Pada balapan yang berlangsung 18 putaran, Fitra juga berhasil mencatat best lap dengan catatan waktu 1 menit 54,396 detik.
Keberhasilan Fitra menjadi kampiun tak pelak membuatnya memimpin dengan torehan 26 poin pada klasemen sementara. Sementara itu pembalap Honda Racing Indonesia, Rio Saputra yang di seri 1 sukses meraih podium ketiga, di seri kedua ini hanya mampu finis di posisi ketujuh dan harus puas menduduki urutan kedua klasemen dengan raihan 23 poin.
“Ini merupakan hasil yang luar biasa. Karena saya bisa menang meski harus bersaing ketat dengan Renaldo. Penampilan saya ini tidak lepas dari performa kendaraan yang stabil selama 18 lap, dan itu berkat dukungan ban GT Radial dan oli pelumas TOP1,” ujar Fitra usai kepada wartawan seusai lomba.
Fitra menjelaskan bahwa kunci suksesnya pada lomba kali ini berkat dukungan maksimal yang diberikan timnya.“Saya sangat senang dan bangga karena setelah gagal naik podium pada seri pertama yang lalu, akhirnya saya bisa tampil jadi juara pada seri kedua. Untuk itu, saya mengucapkan terimakasih pada tim yang telah berhasil membuat performa mobil saya jadi prima sehingga bisa menyelesaikan lomba dengan baik,” ungkap Fitra.
Fitra mengungkapkan konsentrasinya sempat terganggu ketika terjadi insiden yang membuat safety car masuk ke dalam lintasan. “Pada saat mobil Safety Car masuk, konsentrasi saya sempat terganggu. Saya berpikir balapan akan berlangsung seru karena jarak saya dengan Renaldo kembali rapat,” tuturnya
Menghadapi balapan Seri III yang akan digelar pada 15 Juli mendatang, dimana sesuai regulasi kejuaraan mobil Fitra kembali akan mendapat tambahan beban seberat 30 kg, sehingga totalnya menjadi 60 kg. Menurut Fitra, tambahan beban ini tak ayal menjadi ancaman dan tantangan tersendiri bagi Fitra dan timnya.
“Tentunya pada seri III nanti kami harus bekerja ekstra lebih keras lagi untuk mengatasi penambahan beban seberat 60 kg di mobil saya. Kami akan fokus mencari setingan susupensi terbaik untuk menjawab persoalan ini,” tutur Fitra Eri yang juga berprofesi sebagai wartawan di salah satu majalah bidang otomotif ini.
Sementara itu, Renaldo mengaku cukup puas dengan hasilyang dirainya ini. Pasalnya, sejak seri pertama kendaraannya selalu dihantui masalah teknis. “Finish di posisi kedua menurt saya sudah merupakan sesuatu yang sangat bagus . Karena dari awal memang kami sudah menghadapi sejumlah masalah pada mobil saya,” ujarnya.
Keperkasaan Fitra pada seri kedua ISOM ini juga ditunjukkan saat ia turun di kelas HJSC. Bersaing dengan 19 pembalap, Fitra tampil sebagai yang terbaik dengan catatan waktu 23 menit 04,992 detik dalam lomba 12 lap. Posisi kedua kelas ini direbut oleh Roy Haryanto (HSC Gandasari OWS) dengan mencatat waktu 23 menit 05,052 detik. Kemudian posisi ketiga direbut Renaldo P Koesoemo yang mencatat waktu 23 menit 05,330 detik.
Selain Fitra, di musim 2012 ini HBCRT juga menurunkan pebalap lainnya yakni, Arya Setyaki. Reputasi kedua pembalap HBCRT tidak perlu diragukan lagi. Musim balap lalu Fitra Eri berhasil menjadi runner-up di kelas Master IGTC. Sedangkan rekan setimnya Arya Setyaki memiliki performa yang cukup mengagumkan walaupun ia sempat absen selama 7 tahun dari dunia balap. Terakhir ia membalap pada tahun 2005 di Formula Renault Asia.
Sementara itu Direktur tim HBCRT Albert Ang sangat optimistis dengan kedua pembalap andalannya itu. “Dengan dua pembalap ini, kami optimistis akan memberikan hasil lebih baik dari balapan tahun 2011 lalu,” ujarnya
Tim balap Honda asal Bandung ini semakin mantap berlaga berkat dukungan dari PT Oto Multiartha, GT Radial, Top 1 Oil dan Red Onion serta dua tunggangan Honda Jazz terbaru yang dioperek oleh mekanik Taqwa SS. Di ajang balap nasional, PT Oto Multiartha bukanlah nama baru. Perusahaan pembiayaan terkemuka di Indonesia ini telah berpartisipasi di dunia balap sejak mengibarkan bendera timnya di ajang balap one make race Suzuki pada 2007 silam.
Sejak musim balap 2011, Oto Multiartha memberikan dukungannya pada HBCRT di mana tim ini mengukir gelar Juara 1 Team Honda Jazz Speed Challenge 6 (promotion), Juara 3 Team Honda Jazz Speed Challenge 6 (rising star) dan juara 3 Team IGCT Championship 2011 (master).
ISOM 2012 akan berlangsung sebanyak enam seri dan semuanya digelar di Sentul. Seri ketiga balapan kendaraan roda empat ini akan dihelat pada 15 Juli mendatang. (Ranoe Nirawan)






































