KANALNEWS.co, Jakarta – Sekjen Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Heru Nugroho di Jakarta pada Senin malam mengatakan Klub peserta turnamen Piala Kemerdekaan hanya akan dilakukan oleh Tim Transisi bentukan Kemenpora.
“Berdasarkan kesepakatan proses verifikasi hanya akan dilakukan Tim Transisi,” kata Heru menjelaskan.
Menurutnya, keputusan proses verifikasi yang hanya dilakukan oleh Tim Transisi tersebut diputuskan setelah pihaknya melakukan rapat dengan lembaga bentukan Kemenpora itu salah satu tugasnya adalah mengambil alih peran PSSI pasca dibekukan.
“BOPI nantinya tinggal menerima laporan dari Tim Transisi. Yang jelas peserta Piala Kemerdekaan tetap diverifikasi, namun oleh Tim Transisi,” katanya lebih lanjut.
Salah satu alasan kenapa pihaknya tidak melakukan verifikasi pada klub peserta turnamen Piala Kemerdekaan karena format pertandingan yang digunakan adalah single event tournament, dan pada turnamen Piala Kemerdekaan, peran BOPI hanya akan memverifikasi operator yang akan menggelar kejuaraan dengan hadiah utama sebesar Rp500 juta.
“Siapa operatornya juga belum ditentukan. Katanya, mereka sudah punya dua kandidat dan memungkinkan ada pihak lain yang juga akan menjadi operator,” ujarnya.
Terkait dengan waktu pelaksanaan, Heru menjelaskan bahwa pihaknya sudah mendapatkan pemaparan dari Tim Transisi. Sesuai dengan rencana, turnamen yang semua biayanya ditanggung oleh Tim Transisi itu akan digulirkan 1 Agustus yang pelaksanaannya selama tiga pekan.
“Itu perkiraan mereka (Tim Transisi),” katanya menegaskan.
Respons klub untuk mengikuti Piala Kemerdekaan 2015 terbilang cukup tinggi. Berdasarkan data dari Tim Transisi ada 27 klub Divisi Utama yang telah menyatakan kesiapannya untuk turun.
Jumlah tersebut telah melebihi target yang ditetapkan yaitu 24 klub. Guna mengurangi jumlah klub maka akan dilakukan verifikasi.
Dari jumlah klub yang ditetapkan selanjutnya dibagi dalam empat grup dan masing-masing grup berisi enam tim. Grup A akan dipertandingkan di Medan, Grup B di Serang Banten, Grup C kemungkinan digelar di Solo atau Bantul dan Grup D kemungkinan dipertandingkan di Bangkalan Madura atau Madiun. (Herwan)




































