KANALNEWS.co – Jakarta, Anggota Eksekutif Komite (Exco) PSSI, Bob Hippy menegaskan, pelatnas yang digelar Badan Tim Nasional (BTN) ilegal.

Bob juga secara terang-terangan menentang dibentuknya BTN, dan  ia memandang tim AD-Hoc timnas di bawah pimpinan Sihar Sitorus adalah badan yang sah, selain itu proses pemanggilan yang sah kepada pemain harus lewat kesekjenan PSSI.

“Surat pemanggilan harus atas tanda tangan Sekjen PSSI (Halim Mahfudz). Kalau tidak dari Sekjen, tidak benar surat pemanggilan tersebut. Yang pasti hari ini tidak ada itu pelatnas bentukan BTN. Kalau memang ada, itu pelatnas ilegal,” ungkap Bob di Jakarta, Senin (25/2/2013).

Tidak hanya menilai pelatnas yang akan digelar BTN ilegal, Bob  yang juga menjabat sebagai koordinator timnas Indonesia ini menyatakan, jika struktur kepelatihan tim nasional (timnas) tidak ada perubahan, dan tidak benar jika Luis Manuel Blanco telah menggantikan posisi Nilmaizar sebagai pelatih kepala timnas Garuda.

“Itu pelatih dari mana, kami saja tidak mengetahuinya. Pokonya tidak ada perubahan distruktur pelatihan timnas, mereka (pengurus BTN) hanya mengada-ada saja. Yang pasti besok itu kami belum menggelat pelatnas,” tutur Bob.

Mantan penggawa timnas Indonesia di era 1960-an tersebut kembali menegaskan, munculnya BTN yang diresmikan ketua umum (ketum) PSSI Djohar Arifin Husin dinilai ilegal

Sementara itu, wakil II BTN Habil Marat yang juga mantan sebagai manajer timnas Garuda pada ajang Piala AFF 2012 menuturkan, sudah ada sekitar enam pemain yang telah bergabung. Dan jumlah tersebut dipastikan akan mengalami penambahan signifikan hari ini.

“Betul, hari ini akan dimulai pelatnas di lapangan C. Data yang baru saya dapatkan, sudah ada enam orang pemain yang bergabung. Tapi jumlah tersebut dipastikan akan mengalami penambahan mulai malam kemarin,” papar Habil.

Adapun keenam pemain yang dinyatakan Habil sudah bergabung diantaranya ada Raphael Maitimo (belum memiliki klub), Husin J Rahaningmas (Persemalra Tual), Anggi (Persires Bali Devata). Tiga lainnya ada Mario Aibekop (belum memiliki klub), Musafri (Persema Malang), dan Valentino Talaubun (Bontang FC).

“Pemain-pemain ISL (Indonesia Super League) mungkin belum bisa bergabung dalam waktu dekat, karena kompetisi ISL juga sedang berjalan. Tapi pasti akan datang, karena pak Harbiansyah Hanafiah (Wakil I BTN), juga sudah ada di dalam tim BTN yang diresmikan ketua umum,” jelas Habil.

“Saya tegaskan sekali lagi, jika BTN telah final sebagai lembaga yang mengurusi timnas Indonesia. Struktur kepengurusannya juga sudah terbentuk. Dan yang lebih penting, badan ini berdiri dan di isi oleh pihak-pihak yang selama ini bersebrangan. Bisa dibilang badan yang berdiri di tengah untuk solidnya timnas Indonesia,” tandasnya.

 

Penulis : Herwan Pebriansyah