
Kanalnews.co, JAKARTA- Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menggelar pertemuan strategis dengan Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman beserta jajaran pengurus di Gedung KONI Pusat, Jakarta, Kamis (4/12). Pertemuan tersebut menyoroti pentingnya keselarasan arah kebijakan dan program antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan olahraga nasional.
Dalam pertemuan itu, Erick menegaskan kemajuan olahraga Indonesia hanya dapat dicapai melalui kerja bersama yang terstruktur dan terencana. Ia menilai, sinergi antara Kemenpora dan KONI menjadi kunci dalam membangun sistem pembinaan yang berkesinambungan.
“Kami berdiskusi cukup panjang. Intinya, KONI dan pemerintah harus berada dalam satu barisan, menyusun dan menjalankan program secara bersama-sama,” ujar Erick.
Menurutnya, penyelarasan program ini akan menjadi fondasi penting bagi pembangunan olahraga nasional yang berjenjang, mulai dari pembinaan hingga prestasi puncak. Rancangan kebijakan tersebut ke depan akan disusun secara kolaboratif agar berdampak langsung bagi insan olahraga.
Erick menjelaskan, orientasi utama dari program bersama ini adalah mempersiapkan atlet nasional untuk berbagai ajang multievent, mulai dari Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.
“Muara akhirnya adalah kepentingan masyarakat olahraga secara luas. Kita menyiapkan jalur prestasi yang jelas dan berkesinambungan,” katanya.
Selain itu, Erick menegaskan komitmen Kemenpora dalam menata ekosistem olahraga nasional melalui kolaborasi lintas lembaga. Ia juga mengapresiasi langkah transformasi yang tengah dilakukan KONI Pusat, khususnya dalam penerapan efisiensi anggaran yang lebih tepat sasaran.
“Apa yang dilakukan KONI sejalan dengan transformasi yang kami jalankan di Kemenpora, termasuk dalam hal pengelolaan anggaran agar lebih efektif,” jelas Erick.
Pada kesempatan tersebut, Erick juga berharap KONI Pusat turut berperan aktif dalam melakukan evaluasi terhadap persiapan kontingen Indonesia yang akan berlaga di SEA Games 2025 Thailand. Evaluasi ini dinilai penting sebagai bahan penyusunan peta jalan besar olahraga nasional.
“Kami mohon dukungan KONI untuk meninjau dan mengevaluasi tim Indonesia, sehingga kita bisa menyusun road map olahraga nasional yang lebih komprehensif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Erick mengungkapkan Kemenpora dalam waktu dekat akan menyelenggarakan Indonesia Sport Summit (ISS) 2025 pada 6-7 Desember 2025 di Indonesia Arena. Forum ini dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pelaku industri olahraga, komunitas, serta generasi muda.
“Nanti akan dihadiri sejumlah menteri. Kita ingin mendorong kerja sama pemanfaatan aset pemerintah pusat dan daerah dengan klub olahraga, industri, serta sektor terkait lainnya,” tutup Erick. (pht)




































