KANALNEWS.co – Jakarta, Kapten tim nasional Indonesia Bambang Pamungkas atau akrab disapa dengan BEPE memutuskan untuk meninggalkan Tim Nasional Indonesia.

Bepe mengakui, keputusannya untuk mundur di putuskannya satu hari jelang laga melawan Arab Saudi, 23 Maret 2013, lalu, sebelumnya Bepe  menjelaskan bahwa keputusan untuk mnduran dirinya sebenarnya sudah dipikirkan sejak AFF Cup 2012 di Malaysia, akhir tahun lalu.

Penyerang yang identik dengan no pungung 20 ini menambahkan, bagi mereka yang memperhatikan penampilan saya di perhelatan Piala AFF 2012, maka sejatinya ada hal yang tidak biasa tersaji di sana.

“Ketika itu pada detik-detik terakhir, saya memutuskan untuk menggunakan nama “PAMUNGKAS”, dari pada “BAMBANG” seperti yang biasa saya kenakan di jersey tim nasional saya,” kata Bepe pada kolom situs Sportsatu.

“Maka begitu pula dengan perjalanan karier saya bersama tim nasional. Saat itu saya memutuskan bahwa pagelaran Piala AFF 2012 akan menjadi penampilan resmi terakhir saya, bersama tim nasional Indonesia,” lanjutnya.

“Hal tersebut juga telah saya sampaikan kepada staf Badan Tim Nasional Indonesia. Oleh karena itu, ketika nama saya kembali masuk dalam daftar pemain untuk Kualifikasi Piala Asia 2015, saya menolak untuk hadir,” tambahnya.

Pemain yang pernah bermain di Liga Belanda dan Malaysia ini sudah membela Garuda selama 13 tahun sepanjang karirnya, dan mencetak 31 gol selama 83 kali penampilannya.

Oleh karena itu, Bepe juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh suporter yang tidak henti-hentinya selalu  memberikan dukungannya kepada Timnas Indonesia.

“Terutama untuk mereka yang selalu bernyanyi, menari dan berteriak menyemangati dalam setiap perjuangan saya bersama tim nasional Indonesia. Tidak lupa permohonan maaf saya yang sebesar-besarnya. Karena selama karier saya bersama tim nasional Indonesia, tidak sekalipun saya mampu memberikan kebahagiaan untuk kalian semua,” pungkasnya.

Sejauh ini belum ada prestasi yang diberikan oleh Bepe untuk Timnas Indonesia. Prestasi terbaiknya yakni membawa Indonesia menjadi empat kali runner up AFF Cup. Meski begitu, pemain berusia 32 tahun itu tidak ragu mengatakan jika dirinya merupakan “generasi yang gagal”

 

Editor : Herwan Pebriansyah