KANALNEWS.co, Yogyakarta – Asisten Deputi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga Herman Chaniago, meminta seluruh peserta yang baru saja menyelesaikan pelatihan pelatih atletik, bisa melakukan transformasi ilmu, setelah kembali di tempat masing-masing.
“Harapan kami dalam setiap melaksanakan pelatihan pelatih adalah adanya transformasi ilmu dari peserta dalam tataran aplikasi lapangan. Dengan begitu, bisa lahir zohri, zohri (Lalu Muhammad Zohri, juara dunia lari 100 meter putra U-20) yang baru dari Yogyakarta,” kata Herman saat memberikan sambutan dan arahan pada acara penutupan kegiatan pelatihan pelatih cabang olahraga atletik tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di Ballroom 1, Hotel UNY, Sleman, Yogyakarta, Kamis (26/7) malam.
Herman yang didampingi Kasubid Peningkatan Mutu Pelatih, Yuslan Kisra menambahkan dalam rangka meningkatkan sumber daya pelatih, pemerintah melalui Asdep Tenor telah menyiapkan anggaran untuk peningkatan leveling sertifikat di luar negeri.
“Silahkan bagi Anda yang ingin meningkatkan level sertifikat kepelatihannya keluar negeri. Beberapa pelatih dan wasit saat ini tengah kami berangkatkan mengikuti pelatihan peningkatan level sertifikat. Salah satunya adalah beberapa pelatih yang mengikuti pelatihan kenaikan level di Korea Selatan,” tambah Herman.
Pelatihan pelatih atletik yang diikuti oleh 60 lebih peserta yang berasal dari DIY itu adalah kerjasama antara Kemenpora dan Pengprov PASI DIY. Pelatihan berlangsung selama lima hari dari 23 – 27 Juli 2019 di Hotel UNY Sleman, Yogyakarta. (WAN)




































