KANALNEWS.co, Yogyakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Asdep Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan (Asdep Tenor) memberikan dukungan penuh penyelenggaraan Pelatihan Pelatih cabang olahraga panahan tingkat lajut yang berlangsung di Yogyakarta.
“Saya meminta pelatih cabang olahraga panahan yang mengikuti Pelatihan Pelatih Tingkat Lanjut di Yogyakarta kali ini untuk bersungguh-sungguh dan fokus pada profesinya sebagai pelatih untuk meningkatkan mutu atlet panahan kita,” kata Asdep Tenor Kemenpora Herman Chaniago dalam sambutannya pada pembukaan acara Pelatihan Pelatih Tingkat Lanjut Cabang Olahraga Panahan di Grand Tjokro Hotel Yogyakarta.
Panahan menurut Herman adalah salah satu cabang olahraga unggulan Indonesia dalam setiap kejuaraan baik single event maupun multi event yang memiliki potensi cukup tinggi untuk mendulang medali pada berbagai ajang baik regional, Asia, dunia bahkan ke tingkat Olimpiade.
“Pelatihan seperti ini selain untuk menambah tenaga pelatih baru, juga mampu meningkatkan kemampuan tenaga pelatih yg sudah ada dan secara langsung akan mempengaruhi perkembangan olahraga panahan di tanah air yang tentunya akan berdampak pada peningkatkan prestasi atlet panahan Indonesia di kancah internasional,” tambahnya.
Kemenpora mendukung penuh penyelenggaraan pelatihan pelatih Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERPANI Kulon Progo bekerjasama dengan PP PERPANI dan Pengda PERPANI DIY. Pelatihan diikuti oleh 53 orang pelatih utusan dari Pengda/Pengkab/Pengkot/dan Club se Jawa Bali, Sulawesi Utara dan Kalimantan Selatan yang akan diselenggarakan pada 27 hingga 29 Juli 2018.
“Pelatihan seperti ini memiliki nilai strategis bagi perkembangan prestasi olahraga panahan di Indonesia ke depan,” tegasnya
Dalam rangka meningkatkan sumberdaya pelatih, pemerintah secara serius melalui Asdep Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Kementrian Pemuda dan Olahraga RI bahkan telah menyiapkan anggaran bagi pelatih yang ingin meningkatkan level sertifikasinya ke luar negri. “Saat ini kami telah mengirimkan beberapa tenaga pelatih dan wasit untuk meningkatkan level sertifikatnya keluar negri, diantaranya ke Korea Selatan” demikian Herman (WAN)




































