KANALNEWS.co. Jakarta – Ajang Aqua Danone Nations Cup (Aqua-DNC) 2012 kembali digelar di Indonesia. Tidak kurang lebih dari 5.000 tim yang berasal dari 14 kota yakni Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Tangerang, Bandung, Semarang, Malang/Surabaya, Denpasar, Yogyakarta, Banjarmasin, Makassar, Manado dan Jayapura ikut serta di ajang tersebut.
“Kami selalu mendukung peran orangtua menciptakan keluarga sehat. Melalui Aqua-DNC, kami ingin memupuk antusiasme, sportivitas, keterbukaan dan persahabatan sejak dini dalam ajang sepak bola khusus anak-anak bertaraf internasional,” kata Director Danone Aqua, Febby Intan saat pembukaan Aqua DNC di gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI), Jakarta, Selasa (27/3) siang.
Ke 5.000 tim tersebut akan berjuang keras di ajang festival sepak bola anak-anak usia 10-12 tahun ini untuk meraih satu tiket ke babak final dunia Aqua-DNC yang akan digelar di Warsawa, Polandia. “Kualifikasi akan dimulai di 14 kota mulai 31 Maret-3 Juni 2012. Para pemenang dimasing-masing daerah akan masuk babak final nasional dan akan bertanding pada 16-17 Juni 2012 di Jakarta. Pemenangnya akan mendapat tiket tampil di Polandia, September 2012 mendatang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sejak tahun 2003 Indonesia telah mengikuti even ini. Bahkan tim sepak bola Indonesia mencatat berbagai prestasi membanggakan seperti sebagai the best attack dan the best player (2005), tembus babak semifinal (2006), urutan ke enam (2009).
Acara pembukaan Aqua-DNC 2012 ini dihadiri juga oleh ketua PSSI, Djohar Arifin, Deputi Kemenpora bidang Olahraga Djoko Pekik Irianto, para pengurus PSSI lainnya serta mantan pemain tim nasional Firman Utina.
Djohar Arifin sendiri menyambut gembira dan berterima kasih ada pihak swasta yang sangat peduli dengan kegiatan ini. Karena kegiatan sepert ini selaras dengan program utama PSSI saat ini terkait pembinaan usia muda. Dengan aanya even tersebut maka dirinya sangat berharap munculnya banyak pemain profesional.
“Kami serius dalam pembinaan usia muda karena Indonesia akan kuat jika pembiaan usia muda dilaksanakan dengan benar. Insya Allah 10 tahun ke depan Indonesia akan dahsyat, bukan tidak mungkin kita bisa mengeksport pemain. Untuk itu kami sangat berharap banyak akan muncul pemain profesional di negeri ini,” ujar Djohar.
Dan PSSI sendiri nantinya juga akan memantau para pemain dari babak kualifikasi hingga babak final di Warsawa, Polandia. “Kami akan pantau untuk dimasukkan di enam akademi nusantara (U-16, U-19, U-20, U-21, U-23 dan senior. Ini calon pemain timnas kita,” kata pria yang juga pernah menjadi Sesmenpora ini.
Bahkan dirinya juga berharap agar gelaran ini pada tahun-tahun mendatang tidak hanya digelar di 14 kota, namun bisa mengjangkau seluruh kota di Indonesia. “Ini agar pembinaan bisa merata sampai ke seluruh penjuru pelosok Tanah Air,” kata Djohar. Mutiara Safa




































