Foto Kemenpora

Kanalnews.co, SOLO- Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI), Taufik Hidayat menyaksikan laga final tunggal putra dan ganda campuran pada ajang WONDR Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2025. Taufik berharap ajang ini menjadi wadah pembinaan atlet bulutangkis untuk masa depan.

Taufik hadir langsung di di GOR Indoor Manahan, Solo, Minggu (27/9/2025). Wamenpora Taufik didaulat memberikan medali emas kepada atlet muda Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah, yang sukses mengalahkan wakil China pada partai final tunggal putra.

Zaki berhasil menaklukkan wakil China, Liu Yang Ming Yu, dalam dua gim langsung dengan skor 21–12 dan 21–17. Gelar ini menjadi pencapaian penting bagi Indonesia di kancah bulu tangkis junior Asia.

“Alhamdulillah, kita tentu sangat bersyukur atas keberhasilan Zaki meraih gelar juara. Ia memang sejak awal sudah ditargetkan untuk tampil maksimal, dan hari ini ia membuktikan kualitasnya di partai final. Namun, ini baru langkah awal. Tantangan di level senior tentu akan jauh lebih berat,” ujar Wamenpora.

Sementara itu, di sektor ganda campuran, pasangan Indonesia Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinara Nastine harus mengakui keunggulan pasangan China, Chen Jun Ting/Cao Zi Han, setelah kalah dengan skor 12–21 dan 13–21.

Menanggapi hasil tersebut, Wamenpora menyampaikan pentingnya evaluasi dan pembinaan berkelanjutan.

“Di sektor ganda campuran, kita tertinggal dari banyak aspek, baik skill, fisik, maupun strategi. Tapi ini bagian dari proses panjang, dan ke depannya kita tahu apa yang harus dibenahi,” katanya.

Lebih jauh, Wamenpora menegaskan Kemenpora memiliki komitmen kuat dalam mendukung pembinaan atlet usia muda lintas cabang olahraga. Melalui ajang ini, Taufik menegaskan pentingnya pembinaan atlet muda untuk pembangunan dan fondasi olahraga nasional.

“Atlet-atlet junior ini adalah calon-calon andalan masa depan Indonesia. Olahraga tidak bisa instan, kita butuh proses dan perhatian serius dari pemerintah,” tegasnya.

Taufik juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan BAJC 2025. Ia berharap ajang ini bisa digelar di kota-kota lain.

“Penyelenggaraannya sangat baik. Tadi saya sempat berbincang dengan beberapa perwakilan negara lain, dan mereka sangat puas. Semoga event internasional seperti ini tidak hanya digelar di Solo, tapi juga bisa bergulir di kota-kota lain di Indonesia,” pungkasnya. (ads)