KANALNEWS.co, Jakarta – Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla berharap Partai Golkar yang kini sedang berseteru antara kubu Munas Jakarta pimpinan Agung Laksono dan kubu Munas Bali pimpinan Aburizal Bakrie dapat kembali bersatu dalam satu Musyawarah Nasional bersama.

“Kedua belah pihak harus bersatu membuat tata tertib menuju Munas,” kata Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (7/1/2016).

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu menegaskan, bila tidak bersatu atau kompak kembali maka besar kemungkinan akan terdapat permasalahan lagi pada masa mendatang.

“Harus ada rekonsiliasi ke arah Munas Partai Golkar,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Ancol Jakarta Agung Laksono mengungkapkan keinginannya untuk bersatu bergabung dengan kubu munas Bali Aburizal Bakrie dengan cara yang adil.

“Kami memang beda pendapat tapi kami mencintai sebuah persatuan. Kami ingin rekonsiliasi, kami ingin bersatu kembali tapi dengan cara yang fair, dengan cara yang adil,” kata Agung di kediamannya di Jakarta, Selasa (5/1) malam.

Agung menjelaskan, cara rekonsiliasi yang paling baik ialah dengan mengadakan munas untuk memilih kembali pimpinan Partai Golkar yang baru.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar hasil Munas Bali, Idrus Marham mengatakan pihaknya siap mengakomodasi secara selektif Golkar hasil Munas Ancol, Jakarta untuk masuk dalam kepengurusan dibawah kepemimpinan Aburizal Bakrie.

“Format dan tawaran (menyatukan Golkar) ada di Golkar hasil Munas Bali. Mereka akan kami akomodasi secara selektif untuk masuk kepengurusan kami,” kata Idrus Marham saat dihubungi di Jakarta, Kamis (31/12).

Idrus enggan menanggapi usulan Golkar Munas Ancol yang menginginkan diadakannya Munas bersama pasca keluarnya SK Kemenkumham tersebut. (Setiawan)