Cabang halang rintang menjadi lomba penutup di lomba Pembinaan Satuan (Binsat) Marinir 2012 yang digelar di Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta, Sabtu (22/9)

KANALNEWS.co, Jakarta – Bertempat di lapangan halang rintang Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta, pada Sabtu (22/9) pagi, sebanyak ribuan prajurit Marinir TNI-AL yang tergabung dalam 18 tim/Batalyon mengikuti lomba halang rintang yang merupakan rangkaian dari gelaran lomba Pembinaan Satuan (Binsat Marinir TNI-AL 2012 yang digelar sejak Jumat (14/9).

Cabang halang rintang ini adalah perlombaan terakhir yang digelar di lomba Binsat tahun 2012 ini. Cabang lain yang dipertandingakan di lomba Binsat dalam sepekan sebelumnya adalah  cabang menembak yang mengambil lokasi di Lapangan Tembak Cilandak, Dayung Perahu Karet 1000 meter, Renang Laut dengan PDL sejauh 600 meter mengambil lokasi di Pantai Ancol Jakarta, dan Lintas Gunung atau Kebut Gunung sepanjang 24 km di Gunung Gede Cianjur.

Semangat tanpa lelah untuk menjadi yang terbaik. (foto : Ranoe Nirawan)

Jalannya lomba halang rintang sendiri juga berlangsung cukup seru dan semarak. Setiap tim telah menunjukkan kemampuannya secara maksimal agar dapat menjadi tim yang terbaik. Masing-masing tim atau satuan yang diperkuat anggotanya baik dari Perwira, Bintara dan Tamtama tampak menujukkan perjuangan dengan semangat  tinggi untuk bisa finish menjadi yang tercepat.

Bahkan hirarki kepangkatan sepertinya seakan tak berlaku lagi di lomba halang rintang itu. Demi meraih hasil terbaik tak peduli seorang tamtama menarik dan bahkan ‘”berani” menyeret komandannya yang sudah tak berdaya kehabisan tenaga untuk melewati sebuah halangan. Tak hayal saat melewati garis finish perwira tersebut harus mendapatkan perawatan lebih lanjut dari tim kesehatan.

Saling membantu agar dapat melewati rintangan. (foto : Ranoe Nirawan)

Bahkan sang perwira juga rela badannya dijadikan pijakan seolah-olah buat dijadikan seperti anak tangga buat anggota atau rekannya agar dapat memanjat untuk melewati halangan papan setinggi kurang lebih 2,5 meter. Itu semua dilakukan demi tim atau satuan yang diperkuatnya dapat meraih waktu tercepat di lomba tersebut.

Dari 17 tim atau satuan yang mengikuti lomba halang rintang yang sangat melelahkan tersebut,  akhirnya Yonif-4 Mar keluar sebagai juara 1, disusul II Yonif-2 Mar di tempat ke 2 dan Yonif-6 Mar berada di posisi ketiga. Tiga satuan tersebut sehari-harinya tergabung dalam Brigif 2, Pasmar 2.

Anggota Marinir saat melewati halangan jembatan goyang. foto : Ranoe Nirawan

Lomba Binsat Marinir ini sendiri merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun ini merupakan program kegiatan yang direncanakan sebagai sarana untuk mengukur hasil pembinaan satuan bidang kemampuan dan ketrampilan perorangan dasar serta untuk mendapatkan data kemampuan perseorangan dan satuan.

“Lomba binsat yang telah dilaksanakan selma ini banyak memberikan kontribusi positif terhadap pembinaan tradisi Korps dalam upaya membentuk karakter sebagai prajurit petarung yang handal,” ujar Komandan Komando Latihan Marinir (Dan Kolatmar) Kolonel Mar. Amir Faisol. Ranoe Nirawan

 

Melewati halangan kubangan air (foto : Ranoe Nirawan)

 

 

 

 

 

 

 

 

Sang perwira rela ditarik oleh anggotanya untuk dapat lolos dari jebakan halangan merayap. (foto : Ranoe Nirawan)