Oleh: Ranoe Nirawan

KANALNEWS.co, Bandung – Sosok penampilan Serka (K) Yuni Caturwati cenderung pendiam tapi penuh enerjik. Di balik kelembutannya, wanita yang sehari-harinya bertugas di Staf Direktur Pendidikan Kodiklat TNI AD sebagai Bintara Urusan Administrasi Staf Direktur Pendidikan Kodiklat TNI AD ini tersimpan segudang prestasi.

Saat mengikuti kejuaraan lomba tembak ke-22 antar-Angkatan Darat Negara-Negara Asean (Asean Army Rifle Meet/AARM) yang diselenggarakan dari  7 sampai 16 Oktober 2012 di Brunei Darussalam beberapa waktu  lalu, prajurit Kowad kelahiran Purbalingga, Jawa Tengah ini prestasinya boleh dibilang cukup membanggakan.

Di ajang tersebut, wanita yang biasa dipangil Yuni ini mampu meraih 7 prestasi sekaligus medali yaitu medali emas perorangan match 1, medali emas tim falling flates, medali perak tim (pistol putri overall tim), medali perak tim match 2 pistol putri, medali perak tim match 3 pistol putri, medali perak perorangan (pistol putri individual champion), medali perunggu tim match 1 pistol putri.

Yuni yang tergabung dalam program Pembinaan Petembak Tim Mabesad II terbilang masih baru, namun berkat ketekunannya berlatih justru membuahkan hasil yang cukup membanggakan. Selama mengikuti seleksi atlit yang diselenggarakan di Makopassus Cijantung, Yuni merupakan pendatang baru, dari 18 prajurit wanita terpilih yang berasal dari seluruh Komando Utama TNI AD.

Namun, Yuni justru lolos bersama 5 anggota Kowad lainnya. Sebagai pendatang baru, ia sadar akan kemampuannya yang belum maksimal, karenanya saat waktu istirahat  ia gunakan untuk berlatih sendiri hal ini dilakukan untuk mengasah mental bertanding hal tersebut

Ketika ditanya bagaimana konsep persiapan untuk meraih prestasi yang baik, secara gamblang dirinya menjelaskan bahwa dalam pembinaan ini ada beberapa persyaratan yang tidak bisa ditinggalkan, diantaranya seorang atlet harus selalu dalam keadaan sehat.

“Baik itu sehat jasmani maupun rohani, mempunyai mental dan fisik yang selalu terlatih, menguasai teknik yang telah diajarkan pelatih dalam setiap materi yang diberikan dengan serius dan bersungguh-sungguh,” ujar Yuni ketika berbagi pengalaman bersama tim petembak Mabesad II di lapangan Tembak Pistol Secapa AD, Selasa (20/11).

Selain itu menurunya, seorang atlet harus sanggup untuk menguasai diri dan tidak lupa untuk selalu berdo’a dan memohon do’a restu dari orang tua serta teman-temannya agar semua yang diinginkan dapat mencapai hasil yang memuaskan.

“Akhirnya sebuah prestasi dapat dicapai sesuai harapannya. Saya sudah bertekad akan terus berlatih untuk mengukir prestasi,” ujarnya dengan bangga.
.
Dalam kegiatan pembinaan petembak tim Mabesad II tersebut turut hadir Direktur Latihan Kodiklat TNI AD, Brigjen TNI Prihadi Agus Irianto yang menyampaikan apresiasinya kepada Yuni, bahwa dengan ketekunan berlatih Yuni mampu mengharumkan TNI Angkatan Darat dan Kodiklat TNI AD secara khusus.

“Saya berpesan kepada Serka Yuni ini bahwa hasil ini jangan dirinya menjadi takabur namun justru harus terus berlatih sehingga dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prestasinya,” ujar Prihadi.

Karena menurut Prihadi, makin tinggi prestasi seseorang, maka cobaan akan semakin banyak, karenanya ia meminta kepada Yuni untuk mampu menghadapi cobaan tersebut. “Dan ini tentunya perlu kekuatan moral untuk menghadapinya. Mudah-mudahan kehadiran Serka Yuni diantara rekan-rekannya tim petembak Mabesad II akan meningkatkan motivasi seluruh petembak Mabesad II,” katanya.

Kepada seluruh petembak, Prihadi berpesan bahwa jadikan hambatan dan kendala  yang ada selama dalam latihan menjadi suatu tantangan. “Karena kemampuan dalam mengatasi tantangan akan mendorong seseorang untuk semakin lebih maju dan berhasil,” ujarnya berharap. *