KANALNEWS.co, Jakarta – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) kembali melakukan mutasi besar-besaran di ketiga angkatan dan di tubuh Mabes TNI sendiri. Berdasarkan rilis yang diterima Kanalnews.co hari ini Rabu (22/2, mutasi ini dalam rangka pembinaan organisasi TNI dan mengoptimalkan tugas-tugas TNI ke depan.
Mutasi berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/96/II/2012 tanggal 20 Februari 2012, tentang Pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI. Keputusan Panglima TNI tersebut terhitung mulai tanggal 20 Februari 2012.Sebanyak 53 perwira tinggi mendapatkan mutasi. Mutasi puluhan perwira tinggi ini dilatari masa pensiun, dan promosi.Mutasi ini terdiri dari sembilan perwira tinggi di lingkungan Mabes TNI, 15 perwira tinggi di lingkungan TNI AD, 11 perwira tinggi di lingkungan TNI AL, delapan perwira tinggi di lingkungan TNI AU, enam perwira tinggi di lingkungan Kemhan RI, satu perwira tinggi di lingkungan Kemenko Polhukam RI, satu perwira tinggi di lingkungan Wantanas, satu perwira tinggi di lingkungan Universitas pertahanan, dan satu perwira tinggi di lingkungan Mahkamah Agung RI.
Salah satu mutasi tersebut adalah ditunjuknya Mayjen (TNI) Muhamad Munir sebagai Panglima Komando Strategis TNI AD (Pangkostrad) yang baru menggantikan Letjen (TNI) Azmin Yuzri Nasution yang akan memasuki masa pensiun.
Penunjukan yang saat ini masih menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi itu adalah promosi, Munir segera dianugerahi satu bintang tambahan dipundaknya menjadi Letnan Jenderal. Munir dipromosikan ke ke jabatan bintang tiga bersama dengan Mayjen (TNI) Langgeng Sulistiyono (dari Staf Khusus KSAD menjadi Sekretaris Kementerian Koordinator Polhukam RI) dan Laksamana Muda Sumartono yang menjadi Irjen Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
Posisi Pangkostrad, Irjen Kemenhan, dan Sesmenko Polhukam memang job bintang tiga bagi perwira militer. Sementara pengganti Munir sebagai Pangdam III/Siliwangi adalah Mayjen Sonny Widjaya yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten logistik KSAD. Sebagai asisten logistik, diangkat Brigjen Joko Sriwidodo yang sebelumnya menjabat Direktur Peralatan TNI AD.
Pada jabatan perwira berbintang dua, terjadi rotasi yakni Mayjen Tan Aspan dari Pangdam VI/Mulawarman menjadi Staf Khusus KSAD. Dia digantikan oleh Mayjen Subekti yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Perencanaan KSAD.
Marsda TNI Sunaryo dari Pangkoopsau I menjadi Dirjen Renhan Kemhan RI, Marsda TNI Bagus Puruhito dari Dankodikau menjadi Pangkoopsau I, Laksda TNI Agung Pramono dari Pangkolinlamil menjadi Pangarmatim, Laksda TNI Ade Supandi dari Pangarmatim menjadi Asrena Kasal, Brigjen TNI Wiryantoro dari Kadispenad menjadi Waasrena Kasad, Brigjen TNI P Prasetyanto dari Waasrena Kasad menjadi Dirpalad, Marsma TNI Potler Gultom dari Kadiswatpersau menjadi Kadisbangopsau, Brigjen TNI (Mar) Lukman Sofyan dari Waaster Panglima TNI menjadi Wadan Kodiklat TNI dan Laksma TNI A Taufiqoerrochman M dari Danguspurlaarmabar menjadi Wagub AAL.
Pati lainnya yang mendapat promosi jabatan selain M. Munir dan Langgeng Sulistiyono yakni Laksda TNI Sumartono dari Asrena Kasal menjadi Irjen Kemhan RI, Brigjen TNI Joko Sriwidodo dari Dirpalad menjadi Aslog Kasad, Brigjen TNI Dicky Wainal Usman, S.IP., M.Si. dari Dirziad menjadi Asrena Kasad, Laksma TNI Sri Muhammad Daro Jatim dari Wadan Seskoal menjadi Pangkolinlamil, Laksma TNI Denny Novendy dari Wadan Kodiklat TNI menjadi Pa Sahki Tk. III Bid. Intekmil Panglima TNI, Marsma TNI R. Hari Muljono dari Kadisbangopsau menjadi Dankodikau, Kolonel Adm Sutedjo dari Sesdiskuau menjadi Kadiskuau, Kolonel Pnb Yuyu Sutisna dari Paban VI/Binprofops Sopsau menjadi Pangkosek Hanudnas III Mdn dan Kolonel Inf Pandji Suko Hari Yudho dari Sesdispenad menjadi Kadispenad.
Perwira tinggi dalam rangka pensiun, di antaranya Letjen TNI Hotmangaradja Panjaitan dari Sesmenko Polhukam RI menjadi perwira tinggi Mabes TNI AD, Letjen TNI Azmin Yusri Nasution dari Pangkostrad menjadi perwira tinggi Mabes TNI AD, Laksdya TNI Gunadi M.D.A. dari Irjen Kemhan RI menjadi perwira Mabes TNI AL, Marsda TNI Bonggas S Silaen dari Dirjen Renhan Kemhan RI menjadi Pati Mabes TNI AU, Laksda TNI Stephanus Budiyono dari Pa Sahli Tk. III Bid Intekmil Panglima TNI menjadi perwira tinggi Mabes TNI AL, dan Laksma TNI Iwan Koestiyawan dari Kapusdatin Unhan menjadi perwira tinggi Mabes TNI AL.
“Keputusan ini dalam rangka pembinaan organisasi TNI guna mengoptimalkan tugas-tugas yang sangat dinamis dan semakin berat ke depan,” tutur Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Minulyo Suprapto, dalam siaran pers tersebut. Ranoe Nirawan









































