KANALNEWS.co, Jakarta – Indonesia terpilih menjadi tuan rumah pergelaran Miss World 2013, yang lokasi karantinanya dilakukan di Bali, serta finalnya di Jakarta.
Sesuai rencana, sebanyak 120 peserta dari seluruh negara akan diarak keliling Jakarta, di antaranya Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah. Ajang ini sekaligus untuk memperkenalkan keragaman daerah di Indonesia dan disiarkan di 140 negara.
Sayangnya, ajang Miss World 2013 ini mendapat tentangan keras dari ormas Islam di Indonesia, karena beberapa tes bertolak belakang dengan adat ketimuran, salah satunya mengenakan bikini di depan umum.
Menurut anggota Komisi X DPR RI, Reni Marlinawati, sah-sah saja kalau Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Miss World. Menurut dia, even ini bisa menjadi ajang memperkenalkan Indonesia ke luar negeri dengan keragaman budaya, serta keramahtamahan penduduknya.
“Tidak ada masalah, saya mendukung even ini, tapi harus tetap melihat adat istiadat ketimuran bangsa Indonesia. Jangan menggelar konteks yang keluar dari adat itu, kalau lokasi karantinanya di Bali, tidak ada masalah, karena masyarakatnya sudah biasa dengan budaya barat,” kata Reni yang berasal dari fraksi PPP ini, Jumat malam.
Reni menambahkan, di mana bumi dipijak, di situlah langit dijunjung. “Tolong jaga perasaan masyarakat Indonesia yang notabene masyarakat Muslim. Tolong hargai kami, jangan sampai menuai protes dan demo dari masyarakat Muslim,” tegasnya.
“Saya juga meminta jika ada protes, jangan dijawab panitia dengan teriak-teriak. Hargai kultur Indonesia yang masyarakatnya agamis,” tandas Reni.(pep)









































