
Kanalnews.co, JAKARTA– Umat muslim memperingati tahun baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Islam merefleksikan makna hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai momentum transformasi spiritual, intelektual, dan sosial.
“Bagaimana kita menghayati apa hikmah di balik hijrahnya Rasulullah SAW? Ada hijrah fisik, hijrah intelektual, spiritual, hijrah dari segi waktu, hijrah dari prestasi,” ujar Nasaruddin Umar, di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Nasaruddin mengatakan, hijrah bukan hanya diartikan sebagai peristiwa perpindahan geografis dari Mekkah ke Madinah. Akan tetapi, banyak makna di dalamnya.
“Hijrah adalah awal dari perubahan besar dalam sejarah umat manusia, dari kegelapan menuju pencerahan peradaban,” kata dia.
Nasaruddin kemudian menyinggung proses penentuan dasar kalender islam di zaman pemerintahan Umar Bin Khattab didasari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW.
Untuk itu, momen tersebut memiliki makna mendalam karena bagaimana perjuangan dan perjalanan dakwah Rasulullah SAW.
“Apa artinya kita memperingati Muharam kalau terjadi penurunan degradasi kualitas individu,” ujar Nasaruddin.
“Hijrah menjadi ajakan untuk selalu memperbaiki diri dari waktu ke waktu, dari kondisi stagnan menuju kemajuan yang penuh makna,” kata Nasaruddin. (ads)


































