KANALNEWS.co, Banjarnegara – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Sarwa Pramana menyatakan, proses evakuasi korban longsor di Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, secara resmi dihentikan pada hari ini.

“Berdasarkan rapat evaluasi pada Jumat (19/12), disepakati bahwa proses pencarian korban akan dihentikan pada hari ini,” katanya, Minggu (21/12/2014).

Sarwa mengatakan tim gabungan telah menemukan sebanyak 95 jenazah korban longsor dan ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dihentikannya proses evakuasi korban tanah longsor.

“Pertimbangan sumber daya manusia yang melakukan pencarian selama hampir 9 hari. Tim evakuasi sudah kelelahan, sehingga proses evakuasi dikhawatirkan tidak akan maksimal,” katanya lebih lanjut.

Selain itu, cuaca yang sering tidak mendukung beberapa hari terakhir adalah salah satu penyebabnya.Pada hari Sabtu (20/12) kemarin, akibat cuaca buruk tim SAR gabungan hanya bisa melakukan pencarian korban hingga pukul 11.00 WIB.

“Kemudian jenazah korban yang ditemukan juga sudah banyak yang rusak. Dengan pertimbangan itu, kita libatkan tokoh dan keluarga untuk mengambil keputusan. Pihak keluarga korban yang masih hilang pun sudah mengikhlaskan,” jelasnya.

Diperkirakan masih ada 23 orang lagi yang masih tertimbun longsor. Proses evakuasi longsor di Karangkobar, Banjarnegara secara resmi dinyatakan selesai pada pukul 11.00 WIB.

Semua pihak yang terlibat dalam proses evakuasi yakni Basarnas, BNPB, TNI, Polri, Relawan dan masyarakat menggelar apel di pertigaan dukuh Ngaliyan, Desa Sampang, 100 m dari lokasi bencana, sebagai tanda proses evakuasi selesai. (Setiawan/antara)