KANALNEWS.co, Yogyakarta – Pemerintah Kota melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian Kota Yogyakarta masih menunggu keputusan pemerintah terkait permintaan tambahan kuota elpiji tiga kilogram sebesar 22 persen pada tahun ini.

“Belum ada keputusan apa pun terhadap permohonan kami untuk menambah kuota elpiji yang sudah diajukan sejak akhir tahun lalu. Biasanya, pada awal Maret sudah ada keputusannya,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian Kota Yogyakarta Suyana, Selasa (3/3/2015).

Pada 2014, kuota elpiji tiga kilogram untuk Kota Yogyakarta ditetapkan sebanyak 18.684 tabung per hari, dan akan bertambah menjadi 22.794 tabung per hari apabila usulan tersebut disetujui dan permohonan penambahan kuota elpiji tersebut dilakukan karena dimungkinkan ada peningkatan permintaan elpiji tiga kilogram dari masyarakat.

Pada awal Maret, pemerintah meningkatkan harga elpiji 12 kilogram sebesar Rp5.000 sehingga dimungkinkan permintaan elpiji tiga kilogram semakin meningkat karena harga jual yang lebih murah.

“Kami akan terus melakukan pemantauan distribusi elpiji tiga kilogram, namun kewenangan pemantauan hanya terbatas hingga pangkalan. Saat ini pun, sudah ada harga eceran tertinggi untuk pangkalan yaitu Rp14.000 per tabung,” katanya lebih lanjut.

Ia menyatakan, sudah ada aturan bahwa pangkalan dilarang melayani masyarakat yang akan menukarkan tabung elpiji 12 kilogram ke tabung tiga kilogram.

“Harapannya, tidak ada peningkatan permintaan elpiji tiga kilogram di masyarakat pascakenaikan elpiji 12 kilogram,” katanya. (Setiawan)