KANALNEWS.co, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga pada Kamis (18/8/2016) saat bertemu dan bersilaturahmi dengan 68 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2016 memberikan selamat kepada putra-putri terbaik daerah itu yang telah menunaikan tugas secara sempurna pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-71 di Istana Negara.
“Selamat kalian telah sukses mengemban tugas negara untuk mengibarkan Sang Saka Merah-Putih, tugas ini tidak mudah karena mengandung tanggung jawab yang luar biasa selamanya,” kata Menpora di kantornya Jalan Gerbang Pemuda Senayan Jakarta, Kamis (18/8/2016).
“Jangan pernah melewatkan sesuatu untuk menjadi sejarah kita. Saking hebatnya akhir akhir ini kalian menjadi buah bibir manis dan menjadi ‘tranding topic‘ rakyat Indonesia bahkan dunia. Presiden dan Wapres sangat menghargai prestasi kalian sebagai Paskibraka,” kata Menpora lebih lanjut.
Dalam pesannya orang nomor satu di Kemenpora itu berharap anggota Paskibraka yang telah ditempa, di gembleng dengan disiplin tinggi di Cibubur itu dapat menjadi panutan tak hanya di sekolah tapi juga bermanfaat bagi masyarakat setempat. Selain itu Menpora juga mengingatkan untuk selalu rendah hati, ringan tangan membantu sesama dan jangan hanya mengandalkan kekuatan semata tapi harus taat dan patuh pada sang pencipta.
“Ingat diatas segalanya ada Tuhan sebagai tumpuan hidup. Jadilah Paskibraka yang taat kepada Agama dan menjadi contoh bagi pemuda bangsa dan negar,” pesan Menpora
Pada kesempatan itu, Menpora juga menceritakan kronologis pertemuannya dengan Gloria Natapraja Hamel yang harus berjuang lebih keras untuk dapat menjadi petugas Paskibraka setelah terkendala administrasi. Pada pertemuan itu Imam menegaskan kepada Gloria untuk ikhlas menerima apapun yang akan terjadi.
“Gloria saat itu diistirahatkan lebih dulu karena terkendala masalah administratif. Kami ikhlas menerima apapun yang terjadi,” jelasnya.
Rasa nasionalisme yang ditunjukan Gloria untuk merah putih akhirnya mampu meluluhkan hati Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat siswa SMP Islam di Depok itu bertamu ke istana Negara dan bertemu dengan orang terpenting di Indonesia itu.
“Alhamduliah akhirnya Gloria bisa ikut dalam pasukan Paskibraka saat penurunan bendera sore hari,” kata Menpora.
Kesempatan itu juga dimanfaatkan Menpora mengabarkan kado dan momen terindah untuk HUT Bangsa Indonesia yang ke-71 setelah ganda campuran Tontowi Ahmad/Owi dan Liliyana Natsir/Butet yang berhasil meraih medali emas pertama untuk Indonesia pada cabang bulutangkis di Olimpiade 2016 di Rio de Jeneiro, Brasil.
“Kita harapkan Owi dan Butet menjadi motivator bagi seluruh pemuda dan pemudi Indonesia, mereka akan kita jemput di Bandara Soekarno-Hatta dan diarak hingga ke Istana Negara untuk diterima Presiden Joko Widodo pada 23 Agustus mendatang, ini adalah bentuk syukur karena hadiah untuk bangsa,” ujar Cak Imam sapaan akrab Menpora. (Herwan)







































