KANALNEWS.co, Jakarta – Presdir Grup Lion Air Edward Sirait menggelar jumpa pers untuk memberikan keterangan resmi terkait jatuh pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610, pagi tadi.

Edward Sirait  mengatakan, pesawat Lion Air JT 610 jatuh setelah mengudara selama sekitar 13 menit. “Penerbangan Lion Air dengan JT 610 take off pada pukul 06.20 dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Pangkal Pinang setelah 13 menit mengudara,” ujar Edward di Gedung Lion Air Operation Center , Tangerang, Senin (29/10/2018).

Menurutnya, setelah 13 menit mengudara, tidak ada komunikasi lagi antara awak pesawat dengan tower maupun operation center Lion Air. “Kemudian kami menerima informasi dari pihak-pihak lain, saya enggak bisa menyebutkan, bahwa mereka melihat ada sesuatu benda di Pantai Karawang dengan koordinat barat 549 poin 052 dan timur 107 poin 6568 kurang lebih di sekitar Karawang,” katanya.

Pesawat tersebut mengangkut 178 penumpang dewasa, seorang anak, dan 2 orang bayi. “Di dalam 178 (penumpang) itu ada juga 4 kru kami yang sedang training, 3 pramugari, satu engineer, 8 awak pesawat, 2 penerbang, satu instruktur kabin, pramugari, dan 5 awak kabin yang aktif ikut dalam penerbangan tersebut,” ujar Edward.

Pesawat Lion Air JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Senin pagi, dikabarkan sempat akan kembali menuju Bandara Soekarno-Hatta sebelum jatuh.

Kabar terakhir, Basarnas telah menemukan beberapa barang yang diduga milik penumpang serta serpihan tubuh pesawat. Namun, belum ada kepastian mengenai kondisi korban. Basarnas juga telah membuka Posko di tanjung Priok. (mul)