KANALNEWS.co – Jakarta, Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM, Prakoso Budi Susetio mengatakan, pihaknya menargetkan kelahiran sekitar 1.000 wirausaha pemula dari kalangan perguruan tinggi maupun masyarakat strategis dalam waktu dekat ini.
Prakoso menambahkan, Kementerian Koperasi dan UKM dalam menjaring 1.000 “business plan” akan melakukan kompetisi perencanaan bisnis bagi para pengusaha pemula yang diharapkan mampu melahirkan wirausaha pemula baru dalam triwulan pertama 2013.
“Kami menggelar kompetisi perencanaan bisnis yang diharapkan bisa memacu mereka untuk memulai usaha,” kata Prakoso dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (4/1/2013).
Kompetisi ini merupakan rangkaian kegiatan dalam program peringatan tahun ketiga Gerakan Kewirausahaan Nasional yang acara puncaknya akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 18 Maret 2013.
Menurut Prakoso, pihaknya menyediakan hadiah “seed capital” bagi 1.000 pemenang berupa modal awal maksimal Rp25 juta perorang, dan kompetisi ini terbuka bagi siapapun termasuk mahasiswa yang berminat mengikuti lomba menyusun “business plan” agar bertindak jujur saat menciptakan perencanaan.
”Kami menjamin dana yang akan diserahkan kepada pemenang tidak akan dipotong sepeserpun. Semua dana akan diserahkan melalui masing-masing rekening pemenang. Soal kewajiban NPWP, tidak menjadi kewajiban, karena kami sudah sepakat dengan Kementerian Keuangan untuk membantu wirausaha baru yang memang belum mempunyai NPWP,” kata Prakoso.
Rencananya pada puncak acara peringatan GKN 2013 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pihaknya sebagai panitia penyelenggara akan menghadirkan wirusahawan muda berprestasi kelas dunia seperti pendiri jejaring sosial Facebook, Mark Zuckenberg, dan pendiri Microsoft, Bill Gates, yang akan membagi pengalaman seputar karier hingga mencapai kesuksesan seperti saat ini.
Pihaknya berencana mendatangi 85 perguruan tinggi di Jabodetabek dan Jabar untuk menyosialisasi acara GKN 2013 termasuk menjaring peserta kompetisi perencanaan bisnis.
Prakoso menegaskan, sosialisasi Gerakan Kewirausahaan Nasional terutama disasarkan ke perguruan tinggi, sebagai salah satu upaya untuk mengubah pola pikir mahasiswa agar setelah lulus tidak kemudian sibuk mencari pekerjaan tetapi sibuk menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.
Apalagi saat ini, Indonesia masih membutuhkan sekitar 1 juta wirausahawan baru untuk mencapai rasio pengusaha 2 persen dari jumlah penduduk.
Persentase ini diakui secara internasional mampu mendukung sistem perekonomian suatu negara dengan lebih baik.
Penulis : Dara Lidya
Editor : Herwan Pebriansyah







































